Ada Harapan Lamine Yamal Sembuh Saat Piala Dunia, Tapi Risiko Kambuhnya Tinggi

Pemain Barcelona Lamine Yamal.
Sumber :
  • IG Barcelona

Viva Semarang, Sepak Bola – Pemain Barcelona dan Timnas Spanyol mengalami cedera hamstring saat membela Barcelona di La Liga, Kamis (23/4) dini hari tadi.

Madrid Perkasa Tanpa Vinicius, Hajar Sevilla 4-1

Ia terpincang-pincang setelah menendang penalti ke gawang Celta Vigo. Ia lalu tergeletak dan mendapatkan perawatan medis darurat. Yamal pun diganti.

Pihak Barcelona menginformasikan bahwa dari hasil pemeriksaan sementara Yamal mengalami robek otot hamstring. Belum diumumkan secara pasti separah apa cedera hamstring yang dialami Yamal.

Barcelona Cukur Galatasaray 4-1 di Liga Champions UEFA

Tapi, sejumlah pemain yang pernah mengalami cedera hamstring harus istirahat total selama beberapa Minggu. Tingkat keparahan cedera sangat menentukan kapan ia akan. Bisa merumput lagi.

Dikuti dari akun X Barca Universal, pakar kedokteran olahraga kenamaan, Dr. Ripoll, memberikan peringatan keras terkait kondisi fisik bintang muda Lamine Yamal.

Penampilan Anthony Gordon di Barcelona Sejauh Ini, Satu Kata: Impresif!

Berdasarkan evaluasi medis, cedera yang dialami pemain berbakat tersebut memiliki tingkat kekambuhan yang cukup tinggi, yakni mencapai 30 persen. Kondisi ini menuntut tim medis dan staf kepelatihan untuk menerapkan kewaspadaan ekstrem.

Tim tidak boleh terburu-buru dalam menetapkan lini masa pemulihan sang pemain. Jika dipaksakan bisa berakibat fatal bagi karier jangka panjangnya.

Dr. Ripoll menjelaskan bahwa tingkat keseriusan cedera ini sangat bergantung pada lokasi spesifik kerusakan jaringan otot yang dialami Yamal.

"Jika kerusakan hanya terjadi pada bagian tengah otot atau muscle belly maka prognosis atau peluang kesembuhannya cenderung lebih positif dan cepat. Namun, situasi akan menjadi jauh lebih rumit dan serius apabila cedera tersebut terletak pada titik pertemuan antara otot dan tendon, atau bahkan menyerang bagian tendon itu sendiri," kata Dr. Ripoll seperti yang diunggah Barca Universal.

Jika skenario kedua yang terjadi, Yamal diprediksi harus menepi dari lapangan hijau setidaknya selama empat hingga enam minggu.

Situasi ini membawa dampak pada bisa tidaknya Yamal bermain di Piala Duni 2026.

Mengingat tingginya risiko cedera tersebut kambuh kembali, Dr. Ripoll menilai akan sangat sulit bagi Lamine Yamal untuk menembus skuad Piala Dunia dalam waktu dekat. Prioritas utama saat ini adalah memastikan pemulihan berjalan sempurna tanpa tekanan target waktu yang singkat.

Halaman Selanjutnya
img_title