Lamine Yamal Alami Robek Otot Hamstring
- X Barcelona
Viva Semarang, Sepak Bola – Kabar buruk menimpa Barcelona dan Tim Nasional Spanyol jelang Piala Dunia. Pemain Bintang mereka, Lamine Yamal mengalami cedera serius saat saat laga Barcelona melawan Celta Vigo, Kamis dini hari WIB.
Ia memegang paha kiri bagian belakang sambil meringis kesakitan. Itu terjadi sesaat setelah ianmencetak gol penalti.
Begitu gol, ia langsung memberi tanda ke arah official di bangku cadangan lalu ambruk di dalam kotak penalti lawan.
Tim medis bergerak cepat dan melakukan pertolongan darurat. Yamal kemudian tampak bisa berdiri sambil memegangi paha kiri.
Ia kemudian dipapah ke tepi lapangan. Tapi ia kemudian berjalan ke lorong menuju ruang ganti.
Laporan awal dari tim medis menunjukkan adanya robekan pada otot hamstring yang memaksa sang pemain meninggalkan lapangan lebih awal dalam kondisi yang mengkhawatirkan.
Berdasarkan laporan dari Mundo Deportivo, pemeriksaan medis pertama mengindikasikan bahwa cedera ini cukup parah sehingga Yamal kemungkinan besar harus menyudahi musim La Liga lebih cepat.
Situasi ini menjadi pukulan telak bagi Barcelona yang sedang memasuki fase krusial di akhir musim.
Tak hanya Barcelona, Timnas Spanyol juga dilanda kekhawatiran. Mereka khawatir Yamal tidak bisa membela tim nasional di ajang Piala Dunia yang akan dimulai dalam waktu dekat.
Durasi pemulihan Yamal diprediksi akan sangat bergantung pada tingkat keparahan robekan otot tersebut. Jika hanya merupakan tarikan ringan, ia mungkin hanya memerlukan waktu istirahat sekitar dua hingga tiga minggu.
Masalahnya, apabila pemeriksaan lebih mendalam menunjukkan adanya robekan parsial atau bahkan putus total, maka masa absennya bisa membengkak.
Yamal bahkan bisa absen tiga bulan jika tim dokter memutuskan untuk mengambil tindakan operasi. Saat ini, perkiraan awal menyebutkan ia akan menepi minimal selama lima minggu.
Dunia sepak bola kini menantikan hasil tes lanjutan yang dijadwalkan pada hari Kamis ini untuk memastikan tingkat keparahan cedera secara menyeluruh.
Dengan sisa waktu sekitar 50 hari menuju pembukaan Piala Dunia, partisipasi Yamal berada dalam ketidakpastian besar. Jika proses pemulihan berjalan lambat, ia diprediksi hanya akan memiliki waktu yang sangat mepet untuk mencapai kebugaran maksimal.