VAR Sok Pintar, Penalti Arsenal Dirampas
- TL
Viva Semarang, Sepak Bola – Keputusan Video Assistant Referee (VAR) kembali dikritik tajam. Itu terjadi setelah VAR mengintervensi keputusan wasit pada laga Atletico Madrid melawan Arsenal di babak semifinal Liga Champions Leg 1, Kamis dini hari WIB.
Wasit melihat ada kontak yang jelas saat pemain Atletico Madrid menjatuhkan pemain Arsenal di dalam kotak penalti. Wasit pun tegas dan yakin itu adalah pelanggaran dan menunjuk titik putih. Penalti diberikan wasit untuk Arsenal untuk yang kedua dalam laga ini.
Tapi tiba-tiba official VAR meminta wasit mengecek rekaman VAR. Akibat intervensi VAR, wasit pun terpengaruh. Dia membatalkan tendangan penalti untuk Arsenal.
Keputusan ini memicu kecaman keras. Salah satunya dari legenda sepak bola Wayne Rooney. Ia menilai VAR sok tahu. Teknologi VAR sering kali bertindak terlalu jauh melampaui fungsi aslinya.
Insiden bermula ketika wasit di lapangan dengan sangat yakin menunjuk titik putih setelah Eberechi Eze dijatuhkan di dalam kotak terlarang. Namun, intervensi dari bilik VAR memaksa wasit meninjau ulang monitor dan akhirnya mengubah keputusan yang telah diambil secara sadar dalam waktu nyata.
Dari tayangan ilang, Eze telah mencapai bola lebih dulu sebelum terjadi kontak yang mengganggu langkahnya saat hendak menembak. Bagi banyak pengamat, kontak tersebut sudah lebih dari cukup untuk tetap dianggap sebagai pelanggaran.
Alih-alih membantu wasit, VAR dituding mencoba bersikap sok pintar dengan menganalisis setiap kontak kecil dari berbagai sudut hingga akhirnya justru mencari-cari alasan untuk membatalkan keputusan awal yang sebenarnya sudah tepat.
"Bagi saya, itu penalti sepanjang hari. Saya nggak peduli berapa banyak sudut yang kamu tunjukkan di monitor VAR itu, ada kontak di sana, dan itu cukup untuk mengganggu langkah Eberechi Eze saat dia hendak menembak," kecam Rooney seperti diunggah akun X Troll Touchline.
Kekecewaan ini semakin mendalam karena Arsenal dianggap telah menunjukkan performa luar biasa sepanjang pertandingan. Upaya keras mereka untuk meraih kemenangan seolah dirampas oleh keputusan teknis yang kontroversial.
Menurut Rooney, tekanan yang muncul saat wasit berdiri di depan monitor VAR sering kali membuat keputusan awal dibatalkan begitu saja, meski bukti di layar tidak sepenuhnya menunjukkan adanya kesalahan fatal.