Spanyol Memalukan di Laga Pertama Piala Dunia
- Instagram Timnas Spanyol
Viva Semarang, Sepak Bola – Timnas Spanyol tampil memalukan pada laga pertamanya di Piala Dunia 2026. Sebagai tim besar dan favorit juara, Spanyol hanya bermain imbang melawan Tanjung Verde.
Mungkin dahi Anda berkerut mendengar nama Tanjung Verde. Tim dari mana ini? Namanya saja nyaris tak terdengar.
Harap maklum jika kemudian Spanyol jadi bulan-bulanan hujatan. Tim bertabur bintang dengan nilai 21 triliun rupiah cuma begini saja?
Bandingkan dengan Tanjung Verde yang nilainya tidak sampai 1 triliun rupiah. Pun, negara kecil ini baru pertama kalinya lolos ke Piala Dunia.
Dalam laga tersebut, Spanyol memang mendominasi permainan. Data statistik menunjukkan, Spanyol menguasai bola sebanyak 62 persen berbanding 38 persen yang dilakukan Tanjung Verde.
Spanyol bahkan mampu melakukan 23 kali tembakan yang 8 diantaranya tepat sasaran ke gawang lawan. Sedangkan Tanjung Verde sesekali melakukan serangan balik dengan membuat 6 tembakan, yang hanya satu kali saja mengarah ke gawang lawan.
Pujian harus diberikan kepada kiper Tanjung Verde. Ia mampu melakukan 8 kali penyelamatan dalam laga ini.
Hebatnya Tanjung Verde, meski digempur habis-habisan, mereka tetap bermain bersih. Terbukti, mereka hanya satu kali saja melakukan pelanggaran. Justru Spanyol yang banyak melakukan pelanggaran hingga 10 kali.
Pertahanan Tanjung Verde juga sangat kokoh. Bek mereka mampu melakukan 52 kali sapuan, 8 kali intersep, dan 5 kali blok.
Para penyerang Spanyol pun dibuat tak berkutik. Padahal di situ ada Rodri, Gavi, Pedri, Ferran Torres, dah disokong winger Llorente dan Cucurella. Bahkan pelatih Spanyol sampai nekat memasukkan Lamine Yamal, pemain termahal dunia.
Masih kurang apa Spanyol? Pedri, Gavi, Torres, Lamine Yamal, dan Cubarsi adalah pemain bintang Barcelona. Fabian Ruiz adalah gelandang juara Liga Champions PSG. Cucurella begitu luar biasa saat bermain di Chelsea.
Belum lagi deretan pemain lainnya yang berasal dari klub besar seperti Atletico Madrid, Real Sociedad, dan Atletico Bilbao, dan lain-lain.
Bandingkan dengan para pemain Tanjung Verde yang berasal dari klub-klub kecil. Bahkan kapten tim mereka, yaitu Mendes, berasal dari klub Igdir FK yang berasal dari divisi 2 Liga Turki.