Neymar Cuma Jadi Tukang Ngumpulin Kaos di Piala Dunia
- Ist
Viva Semarang, Piala Dunia – Ada pemandangan menarik setelah laga Brasil melawan Maroko di Piala Dunia 2026. Sorotan kamera menampakkan pemain Brasil Neymar sibuk mengumpulkan kaos.
Awalnya, ia berbincang akrab dengan pemain Maroko Achraf Hakimi. Setelah ngobrol sambil ketawa-ketawa, Neymar kemudian mendapatkan kaos atau jersey dari Hakimi.
Semenit kemudian, Neymar sudah beralih ngbrol dengan kiper Maroko, Bono. Sama seperti saat bersama Hakimi, Neymar tahu-tahu sudah membawa kaos kiper Maroko itu. Selanjutnya, Neymar berjalan sambil membawa kaos borongan itu.
Tapi, baik Hakimi maupun Bono, tak mendapat apa-apa dari Neymar. Bono kemudian berjalan hanya mengenakan kaos dalam. Sedangkan Hakimi bahkan tak memakai kaos apa pun.
Maklum saja, Neymar memang hanya mengenakan kaos biasa dan rompi. Ia tidak mengenakan jersey Timnas Brasil. Bintang Brasil itu tidak masuk dalam daftar pemain utama maupun cadangan pada laga Brasil melawan Maroko. Ia tidak dimasukkan pelatih Ancelotti karena sedang cedera. Tapi tetap dibawa dengan harapan nanti pulih selama Piala Dunia.
Dalam laga itu, Neymar hanya duduk di bangku pemain, memakai kaos latihan, dan rompi. Ia masih dalam pemulihan. Entah sampai kapan. Apakah nanti Neymar akan bermain atau hanya sebagai jimat tim, belum bisa diterka.
Yang pasti, Brasil pada laga melawan Maroko hanya bisa meraih satu poin. Mereka hanya meraih hasil imbang 1-1. Tak banyak peluang yang didapatkan. Selain satu gol, ada satu peluang lainnya yang bisa ditepis oleh kiper Maroko.
Nama Neymar memang sempat jadi pergunjingan. Itu karena pelatih Carlo Ancelotti kukuh membawa Neymar ke Piala Dunia meskipun dalam kondisi cedera kumat-kumatan.
Carlo mengabaikan Joao Pedro yang bermain cukup tajam di klubnya. Ia tetap memilih Neymar, mengikuti keinginan fans Brasil.
Carlo optimis, Neymar akan pulih di tengah perjalanan Brasil nanti di Piala Dunia. Apakah pulihnya Neymar saat Brasil melaju jauh atau justru terdepak lebih awal, itu urusan nanti.
Carlo berdalih, Neymar akan menjadi pemain yang bisa mengubah situasi di tengah lapangan. Tapi, jika dia fit. Kalau nggak ya percuma saja. Ia hanya bisa nimbrung memberi masukan kepada pemain saat jeda maupun minum air. (TJ)