Banyak yang Berharap Argentina Tersingkir, Kecuali Pendukungnya
- Reuters
Viva Semarang, Sepak Bola – Perjalanan Argentina di Piala Dunia kali ini tampaknya benar-benar mulus. Bagaimana tidak? Sejak hari pertama undian grup, mereka sudah ditempatkan di jalur yang begitu nyaman, seolah-olah karpet merah sengaja digelar untuk Lionel Messi dan kawan-kawan.
Namun, sepak bola selalu punya kejutan. Jalur yang harusnya mudah itu mendadak jadi terjal. Lawan Argentina yang sebelumnya dianggap remeh ternyata bikin Argentina nyaris kalah. Tanjung Verde dan Mesir ternyata merepotkan.
Untungnya ada "bantuan darurat" yang siap sedia di lapangan. Mulai dari peluit wasit hingga layar VAR, semua mendadak bekerja dengan sangat sensitif jika menyangkut kenyamanan tim Tango Argentina.
Standar Ganda di Laga Kontra Mesir
Pertandingan melawan Mesir menjadi panggung pertunjukan yang menarik tentang bagaimana sebuah aturan bisa menjadi sangat fleksibel. Ada beberapa momen menarik yang sangat kontroversial dan dianggap curang.
Saat sepatu pemain Argentina sedikit tersentuh oleh pemain Mesir, wasit langsung menunjukkan kepedulian luar biasa dengan meninjau VAR.
Namun, kejelian itu mendadak hilang ketika tangan pemain Mesir ditarik dengan jelas di kotak penalti Argentina. Wasit memilih mengabaikannya, begitu pula dengan ruangan VAR yang mendadak hening.
Puncaknya adalah ketika kaki pemain Mesir terkena kontak fisik di area terlarang. Jangankan meninjau layar, wasit justru lebih bersemangat mengobral kartu kuning kepada pemain Mesir yang berani melayangkan protes.
Sementara itu, beberapa pelanggaran keras yang dilakukan oleh pemain Argentina dilewati begitu saja tanpa ada satu pun kartu yang keluar dari kantong wasit. Sebuah kemurahan hati yang tentu sangat disyukuri oleh Argentina.
Kecaman Seluruh Dunia
Perlakuan istimewa ini rupanya bukan cuma dirasakan oleh Mesir. Tim-tim lain yang sempat berhadapan dengan Argentina juga pulang dengan rasa heran yang sama atas keputusan-keputusan ajaib di lapangan.
Wajar jika banyak pencinta sepak bola netral mulai jengah melihat sandiwara ini. Kini, banyak pencinta sepak di seluruh dunia memiliki harapan yang sama, yaitu ingin melihat Argentina segera tersingkir agar turnamen kembali berjalan adil.