PT Pegadaian Kanwil XI Semarang dan POGI Kolaborasi Edukasi Pencegahan Stunting

Pegadaian edukasi stunting di Slawi dan Gunung Kidul.
Sumber :
  • Dok

Viva Semarang –  Pegadaian Kantor Wilayah XI Semarang berkolaborasi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dalam kegiatan sosialisasi pencegahan stunting yang dilaksanakan secara serentak di Slawi dan Gunungkidul, Kamis (20/8/2026).

Wali Kota Semarang Buka TMMD Sengkuyung Tahap III 2026, Pembangunan Hingga Sudut Kampung

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pegadaian bersama POGI dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya melalui edukasi mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Sosialisasi menyasar masyarakat dengan memberikan pemahaman mengenai faktor risiko stunting, pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, persiapan persalinan serta peran keluarga dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Kolaborasi Pegadaian dan POGI ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian terhadap isu kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan preventif. Dengan adanya pemahaman yang lebih baik, masyarakat diharapkan mampu menerapkan pola hidup sehat serta melakukan langkah-langkah pencegahan stunting sejak masa kehamilan hingga periode tumbuh kembang anak.

Jateng Raih Penghargaan Kesehatan Nasional, Kepala Dinkes: Speling Punya Andil Besar

Pada kesempatan ini, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang M Aries Aviani Nugroho menyampaikan bahwa Pegadaian tidak hanya hadir dalam memberikan solusi keuangan kepada masyarakat, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan POGI, kami berharap edukasi mengenai pencegahan stunting dapat memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan ibu dan anak.

Dalam kegiatan tersebut, ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) cabang Semarang menegaskan, untuk mencegah anak terlahir dalam kondisi stunting, hal utama yang perlu disadari para orangtua bahwa anak adalah investasi sehingga rawat sebaik mungkin sejak dalam kandungan,

Pemkot Semarang Ingin Lahirkan Generasi Sehat dan Cerdas dengan Makan Ikan

Membeli vitamin, rutin periksa dokter, memberi makanan tambahan dan bergizi sepertinya mahal tapi harus dilihat hasil yang akan datang lebih mahal lagi. 

Bayangkan ketika investasi tidak baik, anak lahir sakit, berar badan kurus dan kondisi lainnya mengobati lebih mahal dari pada investasi selama hamil, ungkap ediwibowo 

Pada kesempatan lainnya, ketua POGI DIY Dr.dr Muhammad Nurhadi rahman Sp.O.G., Subsp. Urogin-RE, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari bakti sosial POGI indonesia yang dilaksanakan secara serencana serentak di 36 kota di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
img_title