Panggung Praktik Baik, Menyiapkan Credible Generation Sejak Dini
Viva Semarang – Ratusan siswa sekolah dasar tampak antusias memadati halaman GOR Pandanaran, Wujil, Bergas. Mereka bergiliran naik ke atas panggung, menampilkan beragam bakat dan kreativitas dalam Panggung Praktik Baik yang digelar Dinas Pendidikan, Kebudayaan, dan Pemuda Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang.
Kegiatan yang digagas melalui Seksi Kurikulum SD ini bukan sekadar ajang hiburan. Lebih dari itu, panggung ini menjadi ruang belajar kehidupan bagi anak-anak. Di sini, mereka dilatih berani mengekspresikan diri, membangun kepercayaan diri, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter sejak usia dini.
Plt Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Budi Riyanto, menegaskan pentingnya penanaman nilai kejujuran di tengah derasnya arus informasi saat ini. Menurutnya, kemudahan menyebarkan informasi yang belum tentu benar membuat kepercayaan menjadi sesuatu yang semakin mahal.
“Oleh karena itu, kami memilih tema Credible Generation. Ini menjadi roh dan pesan utama dalam Panggung Praktik Baik hari ini. Credible Generation berarti generasi yang dapat dipercaya. Generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter,” jelas Budi.
Ditambahkan Kasi Kurikulum dan Kesiswaaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Semarang, Muhammad Aslam, bahwa kegiatan ini merupakan yang ke tiga kalinya dan yang pertama kali digelar dengan oanggung terbuka.
" Untuk tahun ini diikuti sebanyak 447 siswa dari 35 sekolah dasar. Tiap kecamatan diwakili setidaknya 2 sekolah," imbuhnya.
Kolaborasi antara guru dan siswa terpancar cukup apik dengan berbagai karya seni yang ditampilkan oleh para siswa. Tak hanya sekedar menari dan membawakan lagu, setting panggung pun juga ikut diperhatikan sehingga mengundang decak kagum para penonton.
" Banyak yang dibawakan oleh anak - anak, ada tarian, pertumjukan drama singkat, musik hingga ketrampilan baris berbaris," tambah Aslam.
Sementara itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, panggung seperti ini perlu terus digelar sebagai sarana pembentukan karakter dan mental anak sejak dini.
“Dengan tampil di panggung seperti ini, jati diri dan mental anak akan terbentuk dengan baik. Melatih mental sejak dini itu sangat penting. Harapannya, tahun depan kegiatan ini bisa dilaksanakan kembali dan ditambah dengan pemberian hadiah agar semangat anak-anak semakin tumbuh dan tampil lebih maksimal,” pungkasnya.