Arung Jeram Porprov Jateng 2025 di Kab.Semarang
Viva Semarang – Sebanyak 310 atlet dari 17 pengurus cabang (pengcab) Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) se-Jawa Tengah mengikuti Babak Kualifikasi Porprov Jateng 2025 yang digelar di Pesona Garda, Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, pada 20–25 Oktober 2025.
Ketua Panitia Penyelenggara, Bagus Suryokusumo, menjelaskan bahwa awalnya terdapat 19 pengcab yang mendaftar, namun hanya 17 pengcab yang memastikan ikut seleksi. “Dua pengcab, yakni Kota Semarang dan Kabupaten Batang, tidak mengikuti,” jelasnya, Selasa (21/10).
Kegiatan ini melibatkan 163 atlet putra dan 147 atlet putri yang berlaga di empat kelas — R4 Putra, R4 Putri, R6 Putra, dan R6 Putri — dengan 16 nomor perlombaan, meliputi Sprint, Slalom, Head to Head, dan Down River Race (DRR). Dari babak ini akan dipilih 140 atlet terbaik untuk tampil di Porprov Jateng XVII tahun 2026.
Total anggaran kegiatan mencapai Rp265 juta, terdiri atas bantuan KONI Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp125 juta, KONI Kabupaten Semarang Rp100 juta, serta kontribusi dari pengcab sebesar Rp40 juta.
Bagus juga mengapresiasi dukungan pengelola Pesona Garda dan warga sekitar yang menyiapkan 32 rumah sebagai homestay bagi 310 atlet dan 35 official.
“Selain menjadi ajang seleksi, kegiatan ini turut menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar venue,” pungkasnya.
Sementara itu suasana berbeda tampak dalam babak Kualifikasi Porprov Jateng 2026 cabang arung jeram yang digelar di Pesona Garda, Sungai Tuntang. Kali ini para atlet tak menginap di hotel, melainkan di rumah warga.
Lokasi venue yang jauh dari pusat kota membuat 28 rumah warga disulap menjadi homestay untuk menampung 310 atlet dan 34 official dari 17 kabupaten/kota. Setiap rumah menampung 20–30 orang, dengan tarif Rp250 ribu per malam.
Alih alih mengeluh, para atlit justru senang dengan suasana desa tempat mereka menginap.
" Rasanya seperti pulang kampung. Kami disuguhi makanan desa, buah pisang, dan jeruk,” ujar Rehan, atlet R4 Putra dari Surakarta.