Tim PKM UNNES Masuk 10 Besar PIMNAS 2025
- Dok
Viva Semarang – Universitas Negeri Semarang (UNNES) masuk dalam 10 besar Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 yang digelar di Universitas Hasanuddin pada 23-28 November 2025.
Pada kompetisi bergengsi ini, Tim UNNES meraih dua medali perak dari kategori Presentasi dan Poster untuk skema PKM-PM (Program Kreativitas Mahasiswa- Pengabdian kepada Masyarakat).
Prestasi tersebut diraih melalui program berjudul “Wening Ati: Penguatan Welas Asih Diri Guna Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia (RPSLU) Wening Wardoyo Semarang melalui Pendekatan Mindfulness.”
Program PKM-PM ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pendekatan mindfulness yang menekankan pengembangan welas asih diri (self-compassion) sebagai fondasi kesehatan psikologis.
Pelaksanaan program dipimpin oleh Pradana Satriya Utomo dari Prodi Psikologi 2024. Ia menjalankan serangkaian kegiatan pemberdayaan bagi lansia di RPSLU Wening Wardoyo bersama tim dari beberapa Fakultas di UNNES.
Program ini didampingi oleh Yogi Saraswati, S.Psi., M.Si. dari Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP).
Program Wening Ati memberikan pelatihan mindfulness kepada lansia melalui sesi meditasi, refleksi diri, dan penguatan kesadaran diri yang terstruktur.
Pendekatan ini membantu lansia mengenali, menerima, dan mengelola kondisi emosional mereka sehingga tercipta suasana batin yang lebih tenang dan sejahtera. Inovasi ini menjadi salah satu faktor yang mendorong keberhasilan tim dalam meraih medali perak pada dua kategori sekaligus.
Dengan pencapaian tersebut, UNNES berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berkontribusi pada masyarakat melalui Program Kreativitas Mahasiswa.
Rektor UNNES Prof Dr. S Martono mengapresiasi capaian mahasiswa tersebut sebagai buah pembinaan dan ketekutan.
“Pimnas adalah program yang bergengsi, berjenjang, dan membutuhkan ketekutan. Keberhasilan mahasiswa adalah bukti pembinaan dari dosen-dosen Pembina dan pendamping sekaligus bukti ketekunan mahasiswa,” katanya. (TJ)