Keindahan Nepal van Java, Rute Perjalanan dari Semarang dan Yogyakarta

Dusun Butuh Magelang yang dijuluki Nepal Van Java.
Sumber :
  • IG Nepal Van Java

Pemandangan rumah-rumah yang seolah "bertumpuk" dan diselingi oleh warna-warni cat inilah yang kemudian disebut-sebut sangat mirip dengan pemukiman di Nepal. Ditambah lagi latar belakang Gunung Sumbing yang menjulang mengingatkan panorama yang mirip demagn Gunung Himalaya tanpa salju.

Bromo Kembali Dibuka Mulai Hari Ini

"Daya tarik utama Nepal van Java adalah kesejukan udara dan rumah-rumah penduduk yang bertumpuk khas pemukiman seperti di negeri Nepal. Apalagi, rumah-rumah itu tampak warna-warni, menambah daya tarik wisatawan yang berkunjung," kata Setiyoko, salah satu pengelola Nepal van Java.

Keindahan Dusun Butuh yang viral di media sosial telah menjadi magnet kuat bagi para wisatawan. Setiap weeken dan hari libur, wisatawan yang datang bisa mencapai lebih dari seribu orang. Rata-rata ingin merasakan suasana pedesaan, udara bersih, kadang terasering, dan keunikan kampung lereng Gunung Sumbing ini.

Pesta Rakyat Saloka Rayakan HUT ke-81 RI Meriah Bersama Warga dan Pengunjung

"Surprise ya. Memang sudah banyak foto-fotonya di media sosial. Tapi kalau melihat langsung di sini kan beda. Auranya beda, bisa merasakan alamnya yang asli. Memang aksesnya sampai ke lokasi kampung harus pakai sepeda motor ya, kalau pakai mobil sulit karena jalannya kecil dan nggak bisa simpangan," kata Broto, wisatawan dari Kota Semarang.

Popularitas Dusun Butuh sebagai Nepal van Java juga menginspirasi desa-desa lain di lereng gunung untuk mengembangkan potensi serupa, menciptakan tren baru wisata desa di Jawa Tengah. Di sekitar desa ini, ada desa lain yang kemudian mendapatkan dampak manis dan menjadi tujuan wisata lainnya setelah Dusun Butuh. Yaitu Desa Mangli dan Desa Sukomakmur di Kecamatan Kaliangkrik Magelang. 

Jangan Sampai Kedinginan, Ini Tips Wajib Sebelum Meluncur ke Dieng Culture Festival 2026

Selamat berwisata. (TJ)