Berkat Program Kampung Berseri Astra, Desa Sidowarno Klaten Jadi Desa Wisata Wayang yang Mendunia

Pengrajin wayang kulit di Desa Sidowarno, Klaten, Jawa Tengah.
Sumber :
  • IG Desa Wisata Wayang Sidowarno

Program pemberdayaan oleh Astra, lanjutnya, punya filosofi benar-benar pemberdayaan. Sehingga masyarakat tak sekedar menerima bantuan tapi juga diajak bangkit bersama dengan kemampuan yang mereka punya. 

"Filosofinya, dari awal itu ya pemberdayaan masyarakat, bukan memperdaya masyarakat. Maka pemberdayaan itu juga sekaligus pendampingan, pelatihan, sosialisasi, dan sebagainya. Juga bantuan-bantuan lainnya seperti beasiswa untuk anak-anak di wilayah tersebut," ungkapnya.

Wahyu menjelaskan, upaya ini memang butuh perjuangan. Bagaimana membuat masyarakat yang awalnya enggan, kemudian jadi mau mewujudkannya.

"Tantangan terberat ya, bahwa konflik horisontal itu pasti ada. Tinggal bagaimana kita membuat manajemen konfilk untuk meredam dan mengubahnya menjadi energi untuk membangkitkan masyarakat. Kita harus menjaga api semangat," ujarnya.

Data di KUB Bima Desa Sidowarno, setelah Astra masuk, jumlah anggota KUB yang awalnya hanya belasan orang sekarang jadi 80-an orang. Dan semua adalah pengrajin wayang kulit semua.

Para pegiat wayang kulit pun mengajukan agar Desa Sidowarno menjadi desa wisata dengan daya tarik utama kampung wayang kulit. Dan lewat perjuangan dari tingkat desa hingga kabupaten, maka Desa Sidowarno resmi menjadi desa wisata.

Menyandang status desa wisata dan Kampung Berseri Astra, maka banyak wisatawan yang datang Desa Sidowarno. Apalagi dukungan Astra dengan Kampung Berseri Astra membuat jangkauan pasar para pengrajin wayang kulit makin luas.