Merapi Menggeliat Lagi, Luncurkan Awan Panas dan Lava Sejauh 2 Kilometer
- BPPTKG
Viva Semarang – Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali erupsi dengan meluncurkan awan panas dan guguran lava.
Laporan PVMBG mulai pukul 00.00 hingga 24.00 WIB pada Jumat (21/11/25), teramati 2 kali awan panas guguran ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum mencapai 2 kilometer. Selain itu, teramati pula 8 kali guguran lava ke arah yang sama dengan jarak luncur maksimum juga 2 kilometer.
Terjadi pula 103 kali gempa guguran dengan amplitudo 1-45 mm.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan aktivitas Gunung Merapi masih berada pada level III atau status Siaga yang perlu diwaspadai, dengan terus terjadinya guguran lava dan awan panas guguran (APG).
Pada rentang waktu tersebut, Merapi terlihat tertutup kabut pada level 0-I hingga tertutup kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.
Secara klimatologis, cuaca di sekitar gunung berawan hingga mendung, dengan angin yang bertiup tenang ke arah timur dan barat. Suhu udara tercatat berkisar antara 17,6 hingga 26,8 derajat Celsius dengan kelembapan antara 70,6 hingga 99,7 persen.
Data pemantauan menunjukkan bahwa suplai magma masih berlangsung, yang berpotensi memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
Masyarakat di sekitar Merapi diminta waspada akan potensi guguran lava dan awan panas guguran, serta paparan abu vulkanik. (TJ)