Mantap, 98 Mahasiswa UNNES Praktik Mengajar di Australia dan 5 Negara Lainnya

Mahasiswa UNNES Semarang praktik mengajar di luar negeri.
Sumber :
  • Dok

Viva Semarang – Sebanyak 98 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) praktik mengajar ke luar negeri. Dalam Program Lantip Internasional itu, mereka ereka akan praktik mengajar di enam negara, yaitu Malaysia, Filipina, Australia, Thailand, Arab Saudi, dan Mesir.

Mesir Menang Dramatis, Sikat Australia Lewat Adu Penalti

Program ini menjadi cara UNNES dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar lintas budaya.

LANTIP Internasional memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman mengajar di sekolah atau lembaga mitra luar negeri. Melalui program ini, mahasiswa mengembangkan kompetensi pedagogik, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan lintas budaya, serta memperluas wawasan mengenai sistem pendidikan di negara lain.

Mesir dan Australia Imbang 1-1, Lanjut ke Perpanjangan Waktu

Para mahasiswa berangkat pada 1 Juli 2026 setelah esmi dilepas oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNNES, Prof. Dr. Zaenuri. Ikut mendampingi, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Bisnis, dan Hubungan Internasional Prof. Dr. Nur Qudus.

"Mahasiswa akan ditempatkan di berbagai institusi mitra di enam negara tersebut. Sebaran lokasi penugasan ini menjadi jejaring kerja sama internasional UNNES dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa, khususnya pada bidang praktik kependidikan dan pengalaman belajar lintas budaya," jelas Prof Zaenuri.

Hujan Kartu, Australia Tumbang Dibekuk Amerika Serikat

Mahasiswa akan memperoleh pengalaman praktik pembelajaran di sekolah atau lembaga mitra luar negeri. Mereka bisa mengembangkan kemampuan komunikasi, adaptasi budaya, kolaborasi internasional, serta pemahaman terhadap sistem pendidikan di negara lain. 

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebagai calon pendidik dan profesional yang siap menghadapi tantangan global.

Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi, Prof. Dr. Rodiyah menyampaikan bahwa pelaksanaan LANTIP Internasional menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan kompetensi akademik, pedagogik, sosial, dan kepribadian dalam konteks pembelajaran global.

Pelaksanaan LANTIP Internasional Tahun 2026 didukung melalui berbagai skema pendanaan, baik dari Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi maupun dari masing-masing fakultas. Dukungan tersebut menjadi bentuk sinergi kelembagaan dalam memperluas akses mahasiswa memperoleh pengalaman internasional. (TJ)