Data Transfermarkt, PSIS Lebih Mahal dari Persiba, Tapi di Lapangan Bisa Beda

Laga Persiba melawan PSIS di Liga 2.
Sumber :
  • Persiba

Viva Semarang, Sepak Bola – Laga krusial Liga 2 Championship akan berlangsung pada Minggu, 1 Maret 2026, di Stadion Batakan Balikpapan. Akan saling berhadapan Persiba Balikpapan melawan PSIS Semarang.

Pemain Argentina Bergabung, Dapur Pacu PSIS Bertambah Kencang

Sorotan publik kini tidak hanya tertuju pada kesiapan fisik para pemain. Tapi juga kekuatan skuad kedua tim.

Berdasarkan nilai pasar pemain yang memperkuatnya, Laskar Mahesa Jenar lebih mahal dibandingkan Beruang Madu. Begitu data di Transfermarkt.

Ray Redondo Kembali Berseragam PSIS Semarang

PSIS Semarang saat ini memimpin dengan nilai total skuad mencapai 24,94 miliar rupiah. Sedangkan Persiba Balikpapan mencatatkan total nilai pasar sebesar 16,51 miliar rupiah.

Angka ini cukup mengejutkan mengingat Persiba kini posisinya lebih baik di klasemen daripada pada PSIS.

Persis Solo Degradasi ke Liga 2, Reuni dengan PSIS Semarang

Tapi nyatanya, sepak bola bukanlah angka di atas kertas. Kenyataan di lapangan menjadi penentu bagus tidaknya sebuah tim.

Nama yang menjadi penyumbang nilai tertinggi di kubu PSIS adalah Rafinha dan Aldair Simanca. Masing-masing memiliki nilai pasar sebesar 2,61 miliar rupiah.

Selain itu, pemain naturalisasi seperti Beto Goncalves dan Esteban Vizcarra turut memperkokoh nilai ekonomi PSIS Semarang.

Meskipun terpaut selisih sekitar 8,43 miliar rupiah dari sang lawan, Persiba memiliki amunisi yang kompetitif.

Pemain asing mereka, Kodai Nagashima, tercatat sebagai pemain termahal di skuad Beruang Madu dengan nilai pasar 2,61 miliar rupiah. Itu setara dengan bintang utama PSIS.

Kekuatan Persiba juga didukung oleh pemain seperti Takumu Nishihara. Ada juga pilar lokal seperti Pancar Nur Widiastono dan Aed Tri Oka. Mereka masing-masing dihargai 1,30 miliar rupiah.

PSIS Semarang memang memiliki keunggulan materi pemain yang lebih merata di setiap lini. Nilai rata-rata harga pemain juga lebih tinggi. Namun, dalam dunia sepak bola, angka di atas kertas tidak selalu menjadi jaminan kemenangan mutlak.

Persiba Balikpapan yang tampil sebagai tuan rumah tentu memiliki motivasi ekstra.  Mereka ingin membuktikan bahwa kolektivitas dan semangat juang di lapangan mampu menumbangkan kelebihan nilai kontrak lawan.

Pertandingan yang akan digelar pada pukul 20.30 ini diprediksi akan menjadi pembuktian. Baik bagi PSIS maupun Persiba.

PSIS ingin mempertahankan gengsinya. Sedangkan bagi Beruang Madu Persiba, laga ini menjadi kesempatan untuk  semakin menjauh dari kejaran PSIS dan menghindari otensi degradasi ke Liga 3. (TJ)