PSG Terlalu Kuat Bagi Chelsea

PSG terlalu kuat bagi Chelsea.
Sumber :
  • Instagram PSG

Viva Semarang, Sepak Bola – Paris Saint-Germain (PSG) memberikan pelajaran berharga bagi Chelsea dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champion. Bermain di Stamford Bridge, PSG terlalu kuat bagi tuan rumah.

PSG Juara Piala Super Eropa Setelah Sikat Aston Villa

PSG bermain dengan efisiensi tinggi. Raksasa Prancis tersebut mempermalukan tuan rumah dengan skor telak 3-0. Kemenangan ini memastikan langkah Les Parisiens ke babak perempat final dengan keunggulan agregat yang sangat mencolok, yakni 8-2. Pada laga leg 1, mereka menang 5-2.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Chelsea sebenarnya mencoba mengambil inisiatif serangan untuk mengejar ketertinggalan agregat. Tim asuhan tuan rumah mencatatkan statistik yang cukup impresif dengan melepaskan total 15 tembakan, di mana delapan di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Skuad Mahal Real Madrid Besutan Mourinho, Kebangetan Kalau Nggak Juara

Namun, penampilan gemilang lini pertahanan PSG dan kiper mereka menjadi tembok tebal yang sulit ditembus oleh Cole Palmer dan kawan-kawan sepanjang malam itu.

PSG justru menunjukkan kelasnya melalui serangan balik yang efektif. Pesta gol tim tamu dibuka lebih awal pada menit ke-7 melalui aksi Khvicha Kvaratskhelia. Gol cepat ini seolah meruntuhkan mental bertanding para pemain Chelsea.

Klub Italia Como Milik Pengusaha Kudus Bersiap Hadapi Liga Champions UEFA

Tak butuh waktu lama bagi PSG untuk menambah keunggulan. Pada menit ke-15, Bradley Barcola mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang dari Achraf Hakimi. Keunggulan dua gol di babak pertama ini membuat PSG bermain semakin nyaman dan percaya diri.

Memasuki babak kedua, Chelsea melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menyegarkan lini serang, termasuk memasukkan Alejandro Garnacho dan Liam Delap. Meskipun mendominasi penguasaan bola dan terus menekan, tumpulnya lini depan menjadi kendala utama bagi The Blues.

Alih-alih memperkecil ketertinggalan, gawang Chelsea justru kembali bobol pada menit ke-63. Senny Mayulu yang baru saja masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol bagi kemenangan impresif tim tamu.

Secara statistik, PSG memang tampil lebih efektif dengan akurasi operan mencapai 90 persen dibandingkan Chelsea yang hanya 82 persen. Meskipun kalah dalam jumlah tendangan sudut dan total tembakan, PSG mampu memanfaatkan setiap peluang emas menjadi gol.

Kekalahan ini menjadi catatan pahit bagi Chelsea yang harus tersingkir di hadapan pendukungnya sendiri. Sementara bagi PSG, hasil ini menjadi modal berharga sekaligus pernyataan tegas bahwa mereka adalah kandidat kuat juara Liga Champions musim ini. (TJ)