Napak Tilas Dubes Prancis: Menelusuri Jejak Arthur Rimbaud di Daop 4 Semarang

Dubes Prancis Napak tilas jejak penyair Arthur Rimbaud.
Sumber :
  • Dok

Viva Semarang – Tepat satu setengah abad setelah penyair legendaris asal Prancis, Arthur Rimbaud, menginjakkan kaki di Pulau Jawa, jejak perjalanan bersejarah tersebut kembali dihidupkan. Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Fabien Penone, memimpin langsung rangkaian kegiatan napak tilas warisan sejarah perkeretaapian di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang pada Kamis (6/8).

KA Kaligung Tambah Kereta Untuk Angkut Peserta MTQ Nasional ke-31 di Semarang

Agenda ini diawali dengan kunjungan ke Stasiun Kedungjati dan Stasiun Tuntang, dua bangunan cagar budaya yang pernah dilintasi Rimbaud saat tiba di Hindia Belanda pada tahun 1876. Berdasarkan catatan sejarah, sang penyair tiba di Semarang pada 1 Agustus 1876 lalu melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api menuju Tuntang sebelum menempuh jalur darat ke Salatiga. Perjalanan bersejarah tersebut kini diabadikan melalui peresmian pameran "150 Tahun Arthur Rimbaud di Indonesia" yang dipusatkan di kawasan ikonik Lawang Sewu, Semarang.

Sejumlah pejabat turut hadir mendampingi kegiatan tersebut, di antaranya jajaran direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang, perwakilan KAI Wisata, Alliance Française Semarang, hingga Wali Kota Semarang beserta jajaran budayawan dan akademisi.

Insiden Palang Pintu Belum Tertutup Saat Kereta Lewat di Pekalongan, Ini Respon KAI

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Fabien Penone menegaskan pentingnya momentum ini untuk memperkenalkan kembali jejak literasi dan sejarah bangsanya yang tertanam kuat di tanah Jawa.

"Bagi masyarakat Prancis, Semarang merupakan tujuan paling jauh yang pernah dicapai Arthur Rimbaud dalam perjalanannya pada masa itu. Melalui napak tilas ini, kami ingin mempopulerkan kembali jejak tersebut agar semakin dikenal oleh publik di Prancis. Kami juga berharap sejarah ini dapat menjadi daya tarik yang mendorong lebih banyak wisatawan Prancis berkunjung ke lokasi-lokasi bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan Arthur Rimbaud di Indonesia," ujar Fabien Penone.

Ribuan Warga Padati Ambarawa, 85 Kontingen Tampilkan Kreativitas di Pawai Pembangunan dan Budaya

Sementara itu, Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa kehadiran diplomat Prancis ini menjadi pengakuan atas nilai historis tinggi yang dimiliki jaringan rel kereta api di Jawa Tengah.

"Perkeretaapian tidak hanya menghubungkan kota dengan kota, tetapi juga menghubungkan sejarah, budaya, dan peradaban. Jejak Arthur Rimbaud menunjukkan bahwa lebih dari satu abad lalu, jalur kereta api di Jawa telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah dunia. PT KAI memiliki tanggung jawab untuk menjaga warisan tersebut agar tetap lestari, relevan, dan dapat terus memberikan nilai edukasi bagi masyarakat maupun generasi mendatang," kata Luqman Arif.

Halaman Selanjutnya
img_title