Kabar Mengejutkan, Pelatih PSIS Andri Ramawi Mundur

Andri Ramawi saat masih melatih PSIS Semarang.
Sumber :
  • PSIS

Viva Semarang, Sepak Bola  – Pelatih PSIS Andri Ramawi mundur. Kabar Mengejutkan ini diunggah akun Instagram resmi PSIS pada hari ini, Rabu 15 April 2026.

Jerman Menang, Jurgen Klopp Lega

"Pelatih Andri Ramawi mengundurkan diri dari jabatan pelatih kepala PSIS Semarang," tulis @psisofficial.

Belum diketahui apa alasan Andri mundur dari PSIS. Padahal, capaian Andri cukup bagus selama menangani PSIS. Ia bisa mengangkat posisi PSIS dari zona degradasi ke zona aman.

Manchester City Depak Arsenal dari Puncak Klasemen, Tapi Pelatihnya Malah Marah-marah

Manajemen hanya menginformasikan bahwa PSIS untuk sementara akan dipimpin oleh caretaker asisten pelatih Anang Dwita.

"Terimakasih atas dedikasi selama membesut Laskar Mahesa Jenar," tulis @psisofficial.

Pegadaian Championship Resmi Bergulir Mulai Hari Ini, Laga Perdana PSIS Vs PSPS

Andri masuk ke PSIS saat tim ini terancam degradasi. Ia pun memoles PSIS menjadi tim yang lebih bisa bersaing dari sebelumnya. Andri telah mendampingi PSIS dalam 6 laga. Hasilnya, PSIS menang 2 kali, draw 3 kali, dan kalah 1 kali.

Sebelum Andri masuk, PSIS menjadi lumbung gol bagi lawan-lawannya.

Dengan mundurnya Andri Ramawi, maka PSIS mencatat rekor mengejutkan. Selama Liga 2 musim ini, PSIS telah berulang kali ganti pelatih. Ada lima pelatih yang menangani PSIS, termasuk pelatih caretaker yang baru.

Awalnya PSIS di Liga 2 ditangani Kahudi Wahyu dengan hasil tiga kali kalah telak.

Kahudi diganti caretaker pelatih Ega Raka Galih. Ega meraih hasil sekali seri dan sekali kalah.

Ega kemudian diganti oleh Jafri Sastra. Ia memimpin PSIS sebanyak 13 pertandingan. Jafri hanya mampu meraih tiga 3 kemenangan dan 2 kali draw, dan 8 kali kalah.

Dari Jafri, kursi pelatih pun beralih ke Andri Ramawi. Ia bisa membawa PSIS lebih kompetitif. Andri membawa PSIS menang 2 kali, draw 3 kali, dan kalah 1 kali.

Kini, PSIS harus mengarungi tiga laga berat dengan pelatih caretaker yang sebelumnya menjadi asisten. Lawan PSIS adalah Persipura Jayapura, Tornado FC, dan PSS Sleman. Semuanya sedang berburu tiket ke Liga 1. 

Mampukah PSIS meraih hasil maksimal dengan pelatih caretaker baru? Atau justru PSIS terlempar ke zona playoff degradasi? Hasilnya bisa dilihat dalam tiga laga ke depan. (TJ)