BMKG: Hujan Merata di Jawa Tengah Hari Ini
- TJ Sutrisno
Viva Semarang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang memprakirakan hujan merata di Jawa Tengah pada hari ini, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Sebagian daerah akan diguyur hujan sedang hingga lebat, sebagian lainnya hujan ringan.
BMKG menyebutkan, cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Tengah didominasi oleh kondisi berawan hingga potensi hujan dengan intensitas bervariasi. Berdasarkan data prakiraan cuaca umum yang berlaku mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB, masyarakat diminta untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Forecaster On Duty BMKG Ahmad Yani Semarang, Ferry Oktarisa, menjelaskan bahwa pada pagi hari kondisi cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang tersebar di sebagian wilayah Jawa Tengah bagian selatan. Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan diprediksi meluas secara merata.
"Pada siang hingga sore dan awal malam hari, berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang yang tersebar di wilayah Jawa Tengah dengan waktu kejadian yang bervariasi. Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah pegunungan, dataran tinggi, pantura tengah, dan sekitarnya karena ada potensi bencana hidrometeorologi," demikian disampaikan Ferry Oktarisa dalam rilis data resmi BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Sabtu (31/10/2026).
Berdasarkan laporan prakiraan cuaca tersebut, angin secara umum bertiup dari arah barat laut hingga timur dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 35 kilometer per jam. Sementara itu, suhu udara di wilayah Jawa Tengah secara keseluruhan berkisar antara 16 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara yang bervariasi antara 45 hingga 95 persen.
BMKG mengimbau kepada seluruh warga yang beraktivitas di luar ruangan, khususnya di daerah pegunungan dan dataran tinggi, agar senantiasa berhati-hati terhadap dampak cuaca ekstrem seperti genangan air, angin kencang, maupun potensi longsor. (TJ)