Helikopter Ambulans Siaga di Gerbang Tol Kalikangkung

Polda Jateng menyiagakan helikopter ambulans di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang.
Sumber :
  • Polda Jateng

Viva Semarang – Polda Jawa Tengah menyiagakan helikopter ambulans di dekat Gerbang Tol Kalikangkung Semarang. Helikopter tersebut dioperasikan oleh Dit Poludara Korpolairud Baharkam Polri. Heli ini siaga untuk penanganan kondisi darurat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2026.

JKN Lindungi 282,7 Juta Penduduk, BPJS Kesehatan: Berhasil Cegah Jutaan Warga Jatuh Miskin

Gerbang tol Kalikangkung merupakan pintu masuk utama arus mudik menuju Jawa Tengah. Di titik inilah kepadatan arus lalulintas mudik Lebaran terkonsentrasi.

Helikopter ambulans udara diawaki oleh tim profesional yang dipimpin oleh Ipda Irwan selaku pilot. Ia didampingi Ipda Agus T sebagai copilot. Keamanan teknis armada didukung oleh dua mekanik, serta seorang tenaga kesehatan.

Bus Masuk Parit di Tol Bawen–Salatiga, Dua Penumpang Meninggal

Ambulans udara disiapkan untuk memberikan tindakan medis secara cepat. Seluruh kru dan armada dijadwalkan bersiaga di helipad Kalikangkung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Dukungan medis secara cepat bisa mengandalkan helikopter ini jika terjadi situasi darurat di jalur mudik.

Helikopter ini telah tiba dan standby di titik yang telah ditentukan. Kehadiran fasilitas udara ini menjadi bagian krusial dari upaya Polda Jawa Tengah dalam memperkuat sistem respons cepat. Khususnya untuk menangani kecelakaan lalu lintas atau kondisi medis yang membutuhkan evakuasi segera di jalan tol.

Jalan Tol Dipantau Selama Libur Panjang Sekolah

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, yang juga Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026, helikopter ambulans untuk memastikan bahwa jika terjadi kondisi medis darurat, penanganan dapat dilakukan dengan jauh lebih cepat dan efektif dibandingkan melalui jalur darat yang mungkin terhambat kepadatan lalu lintas.

"Kami memastikan bahwa masyarakat yang melintasi wilayah Jawa Tengah akan mendapatkan perlindungan terbaik melalui berbagai kesiapan yang telah matang, baik untuk arus mudik maupun arus balik Lebaran," kata Artanto.

Polda Jawa Tengah mengimbau seluruh pemudik agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan dan mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku.

"Masyarakat bisa memanfaatkan pos pelayanan dan pos pengamanan yang tersedia di sepanjang jalur mudik jika membutuhkan bantuan petugas," jelas Artanto.

Arus mudik Lebaran telah dimulai secara resmi pada Sabtu 13 Maret 2026. Diperkirakan volume lalu lintas kendaraan meningkat dibandingkan tahun lalu. (TJ)

Halaman Selanjutnya
img_title