Tega, Mbah Kakung Setubuhi Cucu 8 Kali Sampai Melahirkan Bayi

Pelaku pencabulan dibawa ke Polres Kendal.
Sumber :
  • Dok

Kendal – Kakek mestinya melindungi cucunya. Tapi tidak dengan kakek di Kendal ini. Mbah kakung berambut putih putih itu malah tega mencabuli dan menyetubuhi sang cucu.

Wisata Kendal: Melihat Kepingan Surga di Kalikesek yang Indah dan Mempesona

Gendengnya, si kakektua menyetubuhi cucunya sampai 8 kali hamil dan melahirkan bayi. Ya, bayi yang jadi anak sekaligus buyut bagi si kakek.

MS (53), si kakektua alias Mbah kakung tersebut tinggal di Desa Winong, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Ia tega menodai cucunya NNA (14) yang masih berstatus pelajar di salah satu MTS di Pegandon.

Di Balik Keindahan Curug Panglebur Gongso Kendal, Ada Misteri Tempat Pertapaan dan Berburu Kesaktian

Wakapolres Kendal, Kompol Edy Sutrisno saat gelar perkara di Mapolres Kendal, Kamis 7 Desember 2023 mengatakan, kasus ini terungkap setelah NNA melahirkan bayinya di rumah pada Kamis 2 November sekitar pukul 23.00 WIB. Kakek MS lalu minta tolong warga membantu membawa cucunya ke puskesmas untuk mendapat pertolongan dan perawatan.

"Saat korban ditanya siapa yang telah melakukan perbuatan tersebut. Dijawab oleh korban bahwa yang telah melakukan adalah kakeknya itu," jelas Edy Sutrisno.

Divpropam Polri ke Kendal, Tegaskan Profesionalisme dan Netralitas Anggota Polri di Pilkada 2024

Edy melanjutkan, dari pemeriksaan, kelakuan kakek bejat itu muncul saat melihat korban tidur dikamar dan rumah dalam kondisi sepi. Mat Soleh memang tinggal bersama cucunya karena ibu NNA bekerja di luar negeri.

"Saat itu pintu kamar tertutup tapi tidak dikunci, kemudian kakek masuk kedalam kamar korban dan melancarkan aksinya," ungkap Edy.

Berdasarkan laporan warga, petugas Polres Kendal lalu mengamankan MS yang mengaku telah melakukan aksi bejatnya 8 kali.

Tersangka dijerat dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang. Karena pelaku merupakan orang yang terdekat anak, seperti orang tua, pengasuh dan lainnya maka hukumannya ditambah sepertiga ancaman yang diberikan,” kata Kompol Edy.(TJ).