Bazar Ramadan Hidupkan Ekonomi Warga Semarang

Bazar Ramadan di Pedurungan Semarang.
Sumber :

Viva Semarang – Bazar Ramadan tumbuh subur di berbagai titik di Kota Semarang selama bulan Ramadan. Salah satunya bazar yang digelar di Jalan Nogososro, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, yang menjadi ajang penggerak ekonomi bagi pelaku UMKM. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Masyarakat Jawa Tengah Tetap Pede Tatap Ekonomi, Ini Penopang Utamanya di Bulan Juli 2026

"Kawan-kawan dari pegiat UMKM, khususnya di Tlogosari, sedang menyelenggarakan UMKM pada sore hari. Mulai dari tanggal 1 sampai hari ini juga masih berjalan dan antusiasme masyarakatnya semakin oke," ujar Iswar saat meninjau langsung bazar pada Minggu (23/3).

 

UMKM Jawa Tengah Raih Lonjakan Transaksi Pada KKI 2026, Tembus Rp2,94 Miliar

Iswar menambahkan, keberadaan bazar ini sesuai dengan harapan Agustina, Wali kota Semarang untuk memperluas ekonomi kerakyatan di Kota Semarang. "Saya kira bisa memperluas ekonomi kerakyatan ya. Jadi teman-teman UMKM semakin bisa memasarkan produknya dan masyarakat juga sepertinya senang," tambahnya.

 

40 UMKM Binaan Bank Indonesia Jawa Tengah Ikuti Karya Kreatif Indonesia 2026

Namun ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan selama kegiatan berlangsung. "Tetapi catatan jaga kebersihan, jaga keamanan, jaga macam-macam lah sampahnya jangan sampai dibuang ke mana-mana. Karena wilayah Tlogosari rawan terhadap banjir," tegasnya.

 

Sementara itu Camat Pedurungan, Moh. Agus Junaidi, yang turut mendampingi Wakil Wali Kota, mengapresiasi antusiasme warga dalam bazar ini. "Ini warga Kelurahan Muktiharjo Kidul yang sudah berjualan sejak awal bulan Ramadan hingga terakhir di hari Selasa besok. Alhamdulillah ini bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat yang berjualan UMKM-nya banyak, lebih dari 150 dan hampir semuanya ini laris," jelasnya.

 

Agus juga menyebutkan, ke depan pihaknya akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar kegiatan serupa bisa lebih tertata dan berkelanjutan. "Ini wujud perhatian kami kepada pelaku UMKM dan harapannya ke depan semakin lebih tertata dan dagangannya mungkin lebih bervariasi," tambahnya.

 

Selain bazar Ramadan, Agus Junaidi juga menyebutkan bahwa setelah bulan puasa akan digelar Car Free Day di Kelurahan Muktiharjo Kidul setiap hari Minggu. Program ini diharapkan menjadi wadah baru bagi UMKM untuk memasarkan produk mereka secara berkelanjutan.

 

Antusiasme masyarakat terhadap bazar ini terlihat dari tanggapan warga sekitar. Elsa, salah satu warga Syuhada yang tinggal di kawasan tersebut, menyambut positif kegiatan ini. "Menurut aku tentang bazar kali ini sangat-sangat meriah ya, karena ini pertama kali dalam 21 tahun aku tinggal di sini. Jadi sangat membantu untuk cari-cari bukaan," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
img_title