Sambut MTQ Nasional XXXI, Pemkot Semarang Dukung Sertifikasi Halal dan TKDN UMKM
- Dok
Viva Semarang – Menjelang gelaran Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI yang akan berlangsung pada 13–18 September mendatang, Pemerintah Kota Semarang mematangkan kesiapan pelaku UMKM lokal. Langkah ini diwujudkan melalui penguatan ekosistem industri halal dan pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) agar produk lokal mampu bersaing di panggung nasional.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa status sebagai tuan rumah MTQ Nasional harus dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku usaha. Standar kualitas dan jaminan kehalalan produk menjadi kunci utama dalam menyambut tamu dari berbagai daerah.
"Pemerintah Kota Semarang berkomitmen penuh mendorong penguatan industri halal dan pemenuhan TKDN bagi pelaku UMKM lokal. Langkah ini sangat krusial, terlebih kita akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional, di mana kepastian kualitas dan kehalalan produk menjadi prioritas," tegas Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.
Melalui program Waras Ekonomi, Pemkot Semarang memfasilitasi penerbitan 100 sertifikat halal untuk sektor batik, kriya, dan kuliner, serta 50 sertifikat TKDN bagi 20 UMKM. Kepala Dinas Perindustrian Kota Semarang, Arwita Mawarti, menjelaskan bahwa proses pendampingan dilakukan secara bertahap dan terintegrasi dengan BPJPH Jawa Tengah, mulai dari pendaftaran dengan NIB hingga verifikasi akhir.
Produk-produk terstandardisasi ini dijadwalkan mengisi berbagai rangkaian acara Semarak MTQ Nasional, seperti Halal Food Festival di Plaza Simpang Lima, Mini Dugderan, hingga Fashion Show Islami. Agustina berharap momentum ini menjadi batu loncatan bagi UMKM Semarang untuk memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat nasional. (TJ)