Bukit Mongkrang Ditutup Untuk Pendakian, Kapan Dibuka Lagi?

Wisata alam Bukit Mongkrang.
Sumber :
  • Instagram @bukitmongkrangofficial_

Viva Semarang – Bukit Mongkrang yang berada di lereng Gunung Lawu ramai dibicarakan setelah peristiwa hilangnya seorang pendaki dan baru ditemukan setelah 24 hari hilang dalam keadaan meninggal.

Gunung Pakuwojo Dieng Terbakar

Pascakejadian tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana menutup aktivitas pendakian di kawasan Bukit Mongkrang selama bulan Ramadhan.

Penutupan itu dilakukan untuk pemulihan jalur pendakian, sekaligus evaluasi menyeluruh aspek keselamatan pascakejadian pendaki hilang.

Ribuan Atlet Siap Unjuk Gigi di Porprov Jateng XVII/2026

Pengelola Bukit Mongkrang juga sudah menutup akses pendakian sejak tanggal 19 Januari 2026 yang diumumkan lewat akun Instagram @bukitmongkrangofficial_, dan belum diperbarui hingga saat ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, setiap peristiwa menjadi bahan evaluasi penting bagi pengelola kawasan, khususnya terkait keselamatan pengunjung.

Harga Lebih Terjangkau, KDMP Bergas Kidul Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Bahan Pangan

“Ke depan, jalur pendakian perlu diperbaiki, termasuk penataan ulang jalur, penambahan tanda-tanda, serta penguatan aspek keselamatan,” kata Sumarno.

Ia menjelaskan, selama proses pencarian pendaki yang hilang hingga ditemukan, kondisi vegetasi di kawasan Mongkrang otomatis terdampak akibat penyisiran intensif oleh tim SAR gabungan. 

Oleh karena itu, diperlukan waktu pemulihan agar kawasan kembali aman untuk aktivitas pendakian.

“Kami sudah berdiskusi untuk sementara waktu menghentikan aktivitas pendakian, kemungkinan selama bulan puasa, karena vegetasi saat ini perlu pemulihan,” ujarnya.

Selain faktor lingkungan, Sumarno juga menyoroti tingginya minat masyarakat untuk berkunjung ke kawasan tersebut, termasuk dari kalangan anak-anak. Menurutnya, kondisi itu harus diimbangi dengan pengelolaan jalur yang aman dan terstandar.

“Kami menerima laporan bahwa minat masyarakat sangat tinggi. Karena itu, aspek keselamatan harus benar-benar menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Sumarno belum memastikan kapan Bukit Mongkrang akan dibuka kembali. Yang jelas, selama masa penutupan, Pemprov Jateng bersama pengelola kawasan dan instansi terkait akan melakukan evaluasi dan penataan ulang jalur pendakian, guna memastikan keamanan dan kenyamanan pendaki saat jalur kembali dibuka.(TJ)