Bromo Dibuka, Naik DAMRI dari Malang Cuma Rp12.400

Gunung Semeru anggun di antara kaldera Gunung Bromo.
Sumber :
  • iG kementerianlhk

Viva Semarang, Wisata – Kawasan wisata Gunung Bromo resmi dibuka kembali untuk kunjungan wisatawan mulai Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 00.01 WIB. Keputusan ini diambil setelah upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berlangsung selama 13 hari dinyatakan berhasil sepenuhnya.

Seru! Dusun Semilir dan Warga Bawen Rayakan Kemerdekaan, Ada Tarik Tambang di Atas Kano

Pengumuman resmi tersebut disampaikan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS). Pemadaman dilakukan melalui operasi terpadu yang melibatkan Kementerian Kehutanan, Manggala Agni, BNPB, BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat peduli api.

Seluruh titik api dan bara dipastikan telah padam total setelah melalui proses pendinginan dan penyisiran ketat di lokasi terdampak. Pembukaan kembali kawasan ini juga sejalan dengan arahan Menteri Kehutanan.

Traveling Hemat ke Masjid Sheikh Zayed Solo, Cuma Rp8 Ribu dari Jogja

Dengan demikian, kini wisatawan sudah bisa mengunjungi Bromo seperti sebelumnya.

Nah, bagi Anda yang ingin berwisata ke Bromo dengan cara hemat, cara ini bisa digunakan. Yaitu, naik shuttle DAMRI dari Malang. Ongkosnya cuma Rp12.400. 

Bromo Kembali Dibuka Mulai Hari Ini

Liburan Hemat: Naik Transportasi Umum KSPN DAMRI ke Bromo

Bagi wisatawan yang merencanakan liburan hemat ke Bromo setelah pembukaan ini, kini tersedia pilihan transportasi umum yang sangat terjangkau.

Layanan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dari DAMRI menyediakan rute angkutan langsung dari Malang menuju kawasan Bromo.

Rincian Perjalanan DAMRI Malang – Wonokitri Bromo:

  Rute: Stasiun DAMRI Malang (Jl. Letjen Sutoyo/area Stasiun) \rightarrow Wonokitri Bromo, Pasuruan

  Tarif: Rp12.400 per penumpang

  Layanan Class: Bisnis (KSPN-AB)

  Jadwal Keberangkatan: 07:00 WIB

  Estimasi Tiba: 09:30 WIB (Durasi sekitar 2 jam 30 menit)

Pemesanan tiket dapat dilakukan secara daring (online) melalui aplikasi DAMRI/tiket terpadu untuk memastikan ketersediaan kursi, mengingat kuota tempat duduk terbatas. (TJ)