Ribuan Wisatawan Berbondong-bondong Refund Tiket Bromo Imbas Kebakaran
- IG Go Bromo
Viva Semarang, Malang – Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ditutup total untuk seluruh aktivitas wisata akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang terus meluas.
Dampak penutupan mendadak ini memicu gelombang pembatalan tiket atau refund oleh wisatawan yang sebelumnya berencana ke Bromo.
Data di Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS), ada sebanyak 2.056 wisatawan yang telah mengajukan pengembalian biaya atau refund tiket Bromo.
BBTNBTS terpaksa menutup total seluruh akses ke Bromo sejak Sabtu malam (8/8) malam hingga waktu yang belum ditentukan.
Langkah tegas ini diambil setelah kobaran api menyeberangi Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) dari arah Bukit Jantur hingga membakar area savana dan mendekati kawasan utama kunjungan.
Seluruh lima akses masuk utama menuju Gunung Bromo saat ini disegel rapat. Yaitu, pintu masuk Cemorolawang (Kabupaten Probolinggo), Wonokitri (Kabupaten Pasuruan), Jemplang serta Coban Trisula (Kabupaten Malang), dan Senduro (Kabupaten Lumajang).
Penutupan dilakukan guna memprioritaskan keselamatan pengunjung serta memberi ruang gerak maksimal bagi tim gabungan pemadam kebakaran.
Ribuan Wisatawan Terdampak
Penutupan kawasan Bromo berdampak langsung pada ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara yang telah menjadwalkan kunjungan pada periode 9 hingga 15 Agustus 2026. Dari total 3.062 calon pengunjung yang terdaftar, mayoritas memilih untuk membatalkan perjalanan mereka.
Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, mengonfirmasi bahwa penanganan administrasi bagi para pemegang tiket yang terdampak terus berjalan.
"Jumlah wisatawan yang sudah melakukan refund untuk wisatawan Warga Negara Indonesia (WNI) sebanyak 1.944 orang dan 112 warga negara asing," kata Endrip Wahyutama di Kota Malang, Jawa Timur, seperti dimuat Viva.
Selain ribuan wisatawan yang memilih pengembalian dana penuh, tercatat ada 32 wisatawan nusantara yang memutuskan mengajukan reschedule atau penjadwalan ulang tanggal kunjungan. Sementara itu, untuk kategori wisatawan mancanegara, seluruhnya memilih pembatalan total dan tidak ada yang melakukan pemesanan ulang.
Hingga Rabu sore, Balai Besar TNBTS mencatat masih ada 974 calon pengunjung yang belum menentukan pilihan administrasi.
"Kalau wisatawan nusantara yang belum mengajukan untuk refund tercatat 695 orang, sedangkan wisatawan mancanegara sebanyak 279 orang," tambah Endrip.