BGN dan DPR RI Sosialisasi Program MBG di Cilacap

BGN sosialisasi MBG di Cilacap.
Sumber :
  • Dok

“Presiden menargetkan agar pada akhir tahun 2025, seluruh wilayah Indonesia dapat merasakan manfaat dari program ini,” harap Teguh.

Teguh Suparngadi juga menyampaikan mengenai perkembangan dapur sehat yang ada di Kabupaten Cilacap. Ia mengungkapkan bahwa perhari ini sudah terdapat 10 SPPG yang telah berjalan.

“Saat ini, total kebutuhan SPPG di Kabupaten Cilacap sekitar 139 SPPG. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 SPPG telah beroperasi, 5 SPPG sedang dalam proses menuju operasional, dan sekitar 35 SPPG lainnya masih dalam tahap pembangunan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Cilacap Tengah Farizal Surno Suwito mengajak warga Cilacap untuk berperan aktif dalam program MBG ini khususnya dalam menghidupi dapur sehat atau SPPG.

“Masyarakat sudah harus memulai untuk menanam sayur dan beternak guna mendukung suplai bahan pangan untuk SPPG. Saat ini, beberapa wilayah di Cilacap mulai mengalami kekurangan pasokan bahan baku, yang berisiko mengganggu kelancaran operasional dapur sehat,” imbuh Farizal.

Partisipasi aktif dari masyarakat sangat diperlukan agar keberlanjutan program tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan secara adil dan merata.

Program Makan Bergizi Gratis bertujuan mengubah perilaku makan ke arah yang lebih sehat, meningkatkan literasi gizi anak dan keluarga, serta menjadikan gizi bagian dari gaya hidup sehari-hari. 

Manfaat program MBG tidak hanya dirasakan oleh anak-anak dan ibu hamil/menyusui sebagai penerima langsung, tetapi juga menggerakkan ekonomi dan edukasi gizi dari rumah. Lebih dari sekadar berbagi makanan, program ini adalah fondasi perubahan budaya makan demi generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.(TJ)