Unsoed Purwokerto Diguncang Kasus Perdagangan Orang, Terduga Pelaku Disebut-Sebut Anak DPR

Gambar ilustrasi perdagangan orang.
Sumber :
  • Pusiknas Polri

Viva Semarang – Kasus dugaan perdagangan orang mengguncang Purwokerto, Jawa Tengah. Sejumlah mahasiswi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto diduga menjadi korban perdagangan orang. Kasus itu melibatkan oknum mahasiswa setempat.

Purwokerto Half Marathon 2025 Resmi Diluncurkan, Targetkan 8.000 Pelari

Modus yang dipakai terduga pelaku adalah dengan kehutanan pencarian bakat seperti, model, dan artis.

Salah satu oknum mahasiswa yang diduga terlibat berinisial MRA, seorang mahasiswa semester 3 Fakultas Hukum Unsoed. Dalam unggahan medsos yang viral, MRA disebut sebagai anak anggota DPR, bahkan salah satu cucu pejabat di Kabupaten Purbalingga.

Resep Tempe Mendoan Purwokerto, Pakai Tepung Ini Jika Ingin Kulitnya Krispi dan Renyah

Pihak kampus mengaku sudah menerima sejumlah laporan dari beberapa korban. Dan berdasarkan laporan para korban, ada dugaan keterlibatan oknum mahasiswa Unsoed tersebut.

Pihak kampus lewat Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) memastikan akan mendampingi empat mahasiswi Unsoed yang menjadi korban dugaan trafficking dalam proses hukum.

5 Tempat Wisata di Purwokerto yang Udaranya Dingin dan Segar

"Kita sudah melaporkan ke polisi. Kita juga sudah meminta keterangan keempatnya untuk membantu menguak kronologi kejadian sebenarnya, termasuk bukti-bukti jika diperlukan," ujar Ketua Satgas PPKS Unsoed, Tri Wuryaningsih atau akrab dipanggil Triwur, dikutip dari tvOnenews, Sabtu (7/9/2024).

Tri mengungkapkan, para terduga korban sudah menyampaikan keterangan. Bahkan satu orang mengaku mengalami kekerasan seksual.

Halaman Selanjutnya
img_title