Merapi Masih Terus Luncurkan Awan Panas dan Lava Pijar Senin Dini Hari Hingga Pagi
- Kementerian ESDM
Viva Semarang – Magma Indonesia Kementerian ESDM merilis perkembangan terbaru aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, tanggal 3 November 2025.
Terpantau dari pukul 00.00 - 06.00 WIB, terjadi 2 kali awan panas guguran ke arah Kali krasak dengan jarak luncur maksimum 1500 meter. Selain itu, teramati pula 3 kali guguran lava pijar ke arah Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1800 meter.
Dari sisi kegempaan, terjadi 2 kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 68-73 mm dan lama gempa 106.1-1737 detik. Serta, terjadi 34 kali gempa guguran dengan amplitudo 2-25 mm dan lama gempa 39.89-181.03 detik.
Gunung api terlihat jelas. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 100-150 meter dari puncak. Cuaca cerah, angin lemah ke arah timur.
Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. (TJ)