Tak Bisa Cetak Gol dan Dapat Kartu Lalu Diganti, Ronaldo Marah Tendang Botol
- Tangkapan layar
Viva, Sepak Bola – Pemain terbaik dunia Cristiano Ronaldo masih belum mampu juga mencetak gol di Euro 2024. Meski sudah bermain di tiga laga babak grup, satu gol pun belum ia cetak. Padahal CR7 adalah pemegang rekor dunia pencetak gol terbanyak bagi timnas negara sepanjang masa.
Selain dikenal striker haus gol, Ronaldo juga dikenal punya temperamen tinggi. Ia beberapa kali terlihat marah dan meluapkan emosi di lapangan. Seperti insiden menampol dan mendorong wasit saat ia dilanggar pemain lawan tapi tak mendapat hadiah penalti.
Juga beberapa kali emosi karena diganti di tengah pertandingan oleh pelatih.
Yang terbaru, Ronaldo terlihat ngamuk pada laga Portugal melawan Georgia di babak Grup F Euro 2024, Kamis (27/6/24) dini hari tadi.
Memimpin tim sebagai kapten, ia memang tampil cukup garang dengan membuat sejumlah peluang. Tapi dua kecerobohan bek Portugal yang berbuah gol untuk Georgia membuat suasana jadi panas.
Puncaknya, di menit ke 66 pelatih Portugal membuat sejumlah pergantian pemain, termasuk Cristiano Ronaldo.
Begitu berada di tepi lapangan, Ronaldo terekam menendang botol minuman dan tampak emosi. Ini untuk ke sekian kalinya CR7 tak senang saat diganti.
Padahal bisa saja pergantian itu adalah strategi pelatih agar pemain utamanya bugar pada laga berikutnya di babak 16 besar. Toh Portugal juga sudah lolos ke babak itu sebagai juara Grup F.
Tak bisa dipungkiri, Ronaldo adalah pemain denagn naluri mencetak gol tinggi. Maka ia akan melakukan segalanya untuk membuat timnya unggul. Selain itu, ia juga punya kans besar menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Euro atau Piala Eropa antar negara ini, jika ia bisa mencetak satu gol saja di Euro 2024.
Sebelumnya diberitakan, Euro 2024 diwarnai kejutan besar. Tim debutan yang dianggap tim terlemah yaitu Georgia, mampu menumbangkan favorit juara Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo.
Kemenangan Georgia ini didapat berkat dua gol "hadiah" akibat cerobohnya bek Portugal.
Portugal yang sudah pasti lolos ke 16 besar tetap bermain full team dengan menurunkan Cristiano Ronaldo sejak menit pertama. Portugal pun memainkan pola menyerang.
Tapi sebuah kecerobohan pemain Portugal terjadi di menit ke 2 babak pertama. Bek kanan Portugal Antonio Silva berniat mengumpan bola ke belakang tertuju pada bek tengah. Tapi bolanya malah tertuju ke striker Georgia Khvicha Kvaratskhelia.
Striker Georgia bernomor 7 ini langsung menggiring bola menjauh dari kejaran dua bek Portugal yang coba menyusul. Dari sisi kiri, Khvicha Kvaratskhelia kemudian menembak keras menyilang dan tak bisa dijangkau kiper Diogo Costa. Gol, 1-0 Georgia memimpin.
Tersengat gol membuat Portugal meningkatkan intensitas serangan. Beberapa kali tembakan ke arah gawang dilancarkan tapi sukses dipatahkan kiper Georgia Giorgi Mamardashvili yang bermain luar biasa. Termasuk mematahkan tendangan bebas sangat keras yang ditembakkan CR7.
Di babak kedua, situasi tak berubah. Portugal pegang kendali permainan, tapi Georgia terus berjuang untuk menang dan lolos ke 16 besar untuk pertama kalinya.
Dan momen kedua "hadiah" gol dari Portugal kepada Georgia terjadi di menit ke 57. Sebuah penetrasi pemain Georgia Luka Lochoshvili di kotak penalti Portugal, membuat bek Portugal melakukan kecerobohan lagi. Lagi-lagi dilakukan Antonio Silva. Ia terlambat menarik kaki sehingga ujung sepatunya menyentuh kaki Luka Lochoshvili yang kemudian terjatuh di dalam kotak penalti.
Wasit pun meninjau VAR dan memberikan hadiah penalti untuk Georgia. Dan Georges Mikautadze sukses mengkonversi tendangan penalti menjadi gol. Skor 2-0 untuk Georgia.
Setelah ini, pelatih Portugal mengganti sejumlah pemain. Termasuk Cristiano Ronaldo yang kemudian terpantau ngamuk di tepi lapangan. Entah ngamuknya Ronaldo ini akibat diganti atau karena dua gol mudah Georgia ke gawang Portugal.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skornya tak berubah. Baik Portugal maupun Georgia sama-sama melenggang ke babak 16 besar Euro 2024.(TJ)