Satu Detik yang Menghancurkan Timnas Iran

Iran tidak lolos setelah Austria imbang lawang Aljazair lewat gol yang dicetak satu detik menjelang laga bubar.
Sumber :
  • Reuters

Viva Semarang, Sepak Bola – Iran nyaris lolos ke babak 32 Besar kalau saja Austria kalah dari Aljazair di babak grup. Tapi harapan Iran hancur hanya satu detik setelah Austria menyamakan kedudukan ke gawang Aljazair.

Pemain Argentina Paredes Dilarang Bertanding 10 Kali Laga

Laga Aljazair melawan Austria memasuki masa krusial. Waktu itu waktu normal masih 5 menit lagi. Skor masih 2-2. Bola berada di daerah pertahanan Aljazair. Bek-bek mereka hanya memainkan umpan di daerah sendiri. Ke samping, ke depan, lalu balik ke belakang lagi.

Pun demikian dengan para penyerang Austria. Nyaris tak ada upaya untuk mendekat dan menekan. Mereka membiarkan bola yang jadi mainan. Seakan membiarkan skor tetap di angka 2-2.

FIFA Resmi Hukum Para Pemain Argentina, Federasi Berang

Sangat Beralasan. Dengan skor imbang itu, maka kedua tim akan lolos ke babak 32 Besar Piala Dunia. Dampak lainnya, Iran di grup lain bakal tersingkir. Situasi sedemikian genting.

Tapi, situasi mendadak berubah. Sebuah umpan panjang bek Aljazair ke depan diterima para penyerang mereka. Berlanjut umpan silang yang menuju ke arah Riyadh Mahrez. Pemain ini melakukan tembakan dan menjebol gawang Austria saat laga kurang satu menit lagi tuntas. Skor menjadi 3-2 untuk Aljazair.

Penakluk Argentina Ini Malah Diremehkan Barcelona, Ya Sudah Hengkang Saja

Suasana meledak panik, baik di kubu Aljazair maupun di kubu Austria. Keributan terjadi di bench. Dua kubu terlibat adu mulut. Padahal gol sah dan bersih. Ada apa?

Kubu Austria tampak marah atas gol tersebut. Tapi kemarahan bukan ditujukan ke pemain mereka atau kepada wasit. Kemarahan malah ditujukan ke pihak Aljazair. Mungkin pertanyaannya: mengapa bikin gol? Bukankah hasil draw sama-sama menguntungkan?

Dan lagi, kepanikan di kubu Aljazair mengatakan: kalau kita menang, maka harus bertemu Spanyol di babak 32 Besar. Berat!

Jauh di luar stadion, kubu Iran bersorak! Kemenangan Aljazair dan kekalahan Austria adalah berkah bagi mereka. Itu artinya, Austria tidak menambah poin dan tetap 3 dengan selisih gol -1. Sedangkan Iran punya poin 3 dengan selisih gol nol.

Data itu menunjukkan bahwa Iran yang berhak lolos ke babak 32 Besar lewat jalur peringkat tiga terbaik.

Halaman Selanjutnya
img_title