Maaf Kanada, Kamu Harus Pulang

Kanada tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah dibekuk Maroko 0-3.
Sumber :
  • Reuters

Viva Semarang – Mimpi indah Kanada runtuh di Stadion Houston, Texas, Amerika Serikat. Langkah heroik salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 itu harus terhenti di babak 16 besar. Mereka tersingkir oleh Maroko pada Minggu (5/7/26) dini hari WIB.

Inggris Juara, Rekor Piala Dunia Sepanjang Sejarah Bakal Pecah

Di bawah sorot lampu dan tatapan ribuan pasang mata pendukungnya, keringat para kesatria Daun Mapel tumpah. Namun mereka dipaksa menyerah kalah 0-3 dari ketangguhan Maroko. 

Skor telak yang terasa begitu menyesakkan bagi perjuangan keras yang telah mereka tunjukkan sepanjang turnamen. Bahkan Kanada telah seratus persen melakukan segalanya sampai patah kaki 

Haaland Konyol dan Sorloth Egois, Biang Kekalahan Norwegia dari Inggris

Sejak peluit pertama dibunyikan, tekad hidup mati terasa di setiap jengkal lapangan. Kanada bertarung bak singa lapar, meladeni permainan cepat Maroko hingga benturan demi benturan tak terhindarkan. Wasit Michael Oliver pun sampai menghujani paruh pertama dengan rentetan kartu kuning

Maroko bahkan harus menerima pukulan awal saat Ismael Saibari terkapar cedera di menit ke-22 dan harus digantikan oleh Soufiane Rahimi. 

Inggris Menang, Thomas Tuchel Masih Selamat dari Kutukan Piala Dunia

Namun, hingga turun minum, papan skor masih membisu. Asa masih membumbung tinggi di dada pendukung Kanada.

Akan tetapi, cerita berkata lain di babak kedua. Tepat pada menit ke-50, skema serangan balik cepat Maroko menjadi awal dari drama Kanada. Achraf Hakimi mengirimkan umpan matang yang disambut oleh sepakan melengkung Azzedine Ounahi dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke pojok bawah gawang tanpa mampu dijangka kiper. Gol yang mengubah skor menjadi 1-0.

Gol itu seperti meruntuhkan fokus anak-anak asuh Jesse Marsch. Kanada mencoba bangkit dan menyerang dengan sisa-sisa energi. Namun tembok pertahanan Singa Atlas terlampau kokoh untuk diruntuhkan.

Harapan Kanada untuk membalikkan keadaan benar-benar hancur berantakan di menit ke-82. Berawal dari pergerakan lincah Brahim Diaz, bola disodorkan kepada Azzedine Ounahi yang berdiri bebas. Dengan ketenangan luar biasa, Ounahi melakukan tembakan keras ke pojok atas gawang. Ia mencetak gol keduanya malam itu sekaligus mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Kanada mencoba mengayunkan kaki dengan sisa-sisa tenaga. Tapi semua sudah habis terperas. Pada masa injury time, tepatnya di menit ke-90+8 gawang mereka kembali bobol. Brahim Diaz mengirimkan umpan jenius yang dituntaskan dengan sepakan presisi oleh Soufiane Rahimi.

Halaman Selanjutnya
img_title