Pemain Argentina Terancam Dikucilkan Klub Spanyol
- Dok
Viva Semarang, Sepak Bola – Tensi panas pada laga final Piala Dunia 2026 tidak reda begitu saja. Meski sudah sepekan laga berlalu, buntutnya justru makin runyam di level klub. Pemain Argentina sepertinya lupa kalau mereka bermain di klub Spanyol, sampai-sampai mereka melakukan kekerasan di laga itu.
Salah satunya adalah bek Argentina Nahuel Molina yang memicu kerusuhan setelah kekalahan timnya laga final. Ia memukul kapten Spanyol Rodri karena emosi timnya kalah. Efeknya luar biasa. Kerusuhan antara pemain pun meledak.
Sontak, perbuatan Molina menjadi sumbu pendek yang membakar suasana. Aksi fisik tersebut langsung memicu bentrokan emosi, baku dorong, hingga keributan massal di tengah lapangan yang melibatkan para pemain dan staf dari kedua belah pihak. Kemenangan manis Spanyol yang seharusnya diwarnai pesta kebanggaan seketika ternoda oleh kekacauan yang menghiasi detik-detik akhir laga bersejarah tersebut.
Molina bersama para pemain Argentina (kecuali Lopez) juga melakukan tindakan memalukan dengan membelakangi prodium saat Spanyol menerima tropi Piala Dunia.
Gelombang Kecaman dan Desakan Dijual
Perilaku pemain tersebut memicu kemarahan publik Spanyol. Gelombang kecaman pun diungkapkan lewat berbagai media sosial. Salah satu sorotan tajam datang dari pengamat olahraga Arturo Villegas melalui akun X (@ArturoVill7). Ia menilai tindakan Molina dan Leandro Paredes sangat tidak profesional dan merusak citra laga final.
"Nahuel Molina pantas tidak disambut baik di Spanyol dan agar Atletico Madrid segera mencari cara untuk menjualnya. Molidna dan Paredes, mereka hampir merusak final Piala Dunia dan memicu keributan besar-besaran hanya karena tidak tahu cara kalah dengan baik," tulisnya.
Klub pemilik Nahuel Molina, Atletico Madrid, dikabarkan tengah mempersiapkan langkah ketat dan sanksi disiplin internal menyusul insiden emosional yang melibatkan Molina dengan gelandang Timnas Spanyol, Rodri.
Bisa juga Molina tetap berada di klub tapi ia dikucilkan. Mau tak mau ia akan terdepak dan mencari klub lain.
Perilaku tidak terpuji yang diperlihatkan Molina dinilai telah mencederai nilai-nilai dasar sportivitas dan mencoreng nama baik klub di panggung internasional. Selain bayang-bayang sanksi berat yang kini tengah disiapkan oleh Komite Disiplin FIFA, hantaman hukuman disiplin dari internal Atletico Madrid mungkin akan dipertimbangkan Molina begitu ia menginjakkan kaki kembali di Ibu Kota Spanyol. (TJ)