Manchester Bisa Tambah Hancur Saat Hadapi AS Roma di Liga Champions
- Reuters
Viva Semarang, Sepak Bola – Manchester United menatap laga krusial matchday Liga Champions UEFA kontra AS Roma di tengah badai krisis performa domestik yang belum mereda. Setan Merah sebagai tuan rumah boleh sedikit punya motivasi tambahan. Menurut catatan superkomputer Opta, rekor tandang Roma saat ini tidak bagus di kompetisi Eropa. Ini menjadi menjadi permen pelega bagi Manchester United.
Namun, realitas sejauh ini di lapangan menunjukkan narasi yang jauh berbeda. Dalam sembilan laga, Manchester United belum pernah sekalipun menang di laga kandang. Mereka hanya bermain seri satu kali, dan tiga kali kalah di Old Trafford. Apakah Manchester United tambah hancur saat menghadapi Roma?
Di Liga Champions, pasukan Michael Carrick baru saja menelan kekalahan telak 4-1 dari Como, hasil yang memperpanjang tren negatif dengan tujuh kekalahan dari 10 pertandingan terakhir di Liga Champions. Ini adalah rekor terburuk dalam sejarah klub.
Di kancah domestik, United terdampar di papan bawah Premier League dengan hanya mengoleksi 7 poin dari 9 laga, serta tanpa kemenangan dalam 9 pertandingan beruntun di semua kompetisi sejak pertengahan September.
Lini serang yang tumpul membuat United kini berada di peringkat ke-21 klasemen fase liga Champions, posisi yang sangat rawan mengingat hanya 24 tim teratas yang lolos ke babak berikutnya.
Sebaliknya, AS Roma datang ke Old Trafford dengan optimisme tinggi di bawah arahan Gian Piero Gasperini. Klub ibu kota Italia tersebut belum tersentuh kekalahan di Serie A musim ini dan baru saja mencukur Udinese 5-2, memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi 17 pertandingan liga domestik berturut-turut.
Ketajaman lini depan Roma terbukti nyata dengan 21 gol dari enam laga terkini, didorong oleh performa sensasional penyerang asal Belanda, Donyell Malen, yang memimpin daftar pencetak gol terbanyak kalender tahun ini di Serie A.
Kendati demikian, Giallorossi dibayangi oleh catatan sejarah kelam di tanah Inggris. Roma gagal meraih kemenangan dalam 16 kunjungan terakhir mereka ke Inggris dan selalu kebobolan dalam 32 pertandingan tandang Liga Champions secara beruntun.