PTUN Semarang Luncurkan GEMATI dan SINAU, Permudah Layanan Publik hingga Program Magang Mahasiswa
- Abc
Viva Semarang – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui inovasi digital. Komitmen tersebut diwujudkan dengan meluncurkan dua aplikasi baru, yakni GEMATI dan SINAU, dalam kegiatan Public Campaign yang digelar sebagai bagian dari pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Peluncuran kedua aplikasi tersebut menjadi langkah nyata PTUN Semarang dalam mendukung reformasi birokrasi sekaligus menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat.
Ketua PTUN Semarang, Danan Priambada, menjelaskan bahwa GEMATI merupakan portal terpadu yang mengintegrasikan berbagai aplikasi layanan yang telah dimiliki PTUN Semarang. Melalui satu pintu layanan digital tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan informasi secara lebih praktis.
“Pelayanan adalah yang paling utama. Karena itu kami meluncurkan GEMATI yang merupakan portal dari berbagai aplikasi yang sudah kami miliki. Semuanya kami hadirkan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Salah satu fitur yang diunggulkan dalam GEMATI adalah layanan informasi dengan mengedepankan interaksi langsung dengan masyarakat melalui layanan Chat melalui 'WhatsApp'. Dengan layanan tersebut, masyarakat dapat mengajukan permohonan informasi secara langsung tanpa harus datang ke kantor pengadilan.
Warga dapat memperoleh berbagai informasi mulai dari jadwal persidangan, perkembangan perkara, hingga putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (BHT). PTUN Semarang juga membuka akses terhadap berbagai informasi publik sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi.
“Jadi masyarakat bisa langsung menggunakan WhatsApp. Tidak hanya lewat email. Kalau ada yang membutuhkan informasi, bisa langsung menghubungi kami dan akan kami respons secepat mungkin,” kata Danan.
Selain GEMATI, PTUN Semarang juga memperkenalkan aplikasi SINAU yang dikhususkan untuk mendukung program magang bagi mahasiswa dan pelajar. Aplikasi ini hadir sebagai jawaban atas tingginya minat generasi muda untuk mendapatkan pengalaman langsung di lingkungan peradilan.
Menurut Ketua PTUN Semarang, pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah maupun perguruan tinggi. Lembaga peradilan juga memiliki peran dalam memberikan wawasan dan pengalaman nyata mengenai dunia hukum kepada para mahasiswa dan pelajar.