Bukan Yogyakarta, Ini Daerah Tetangganya yang Memiliki Peninggalan Candi Lebih Banyak
- Instagram @punthuksetumbu
VIVA Semarang, Wisata – Ketika berbicara mengenai warisan candi, nama Yogyakarta menjadi daerah yang banyak disebut. Memang, di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat banyak candi yang tersebar, terutama di Kabupaten Sleman.
Tapi tahukah Anda, dibandingkan daerah tetangganya, jumlah candi di Yogyakarta ternyata kalah jauh.
Mari kita cek. Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, ada 12 candi peninggalan sejarah dan selama ini menjadi destinasi wisata. Yaitu Candi Prambanan, Candi Kalasan, Candi Sambisari, Candi Sari, Candi Kedulan, Candi Gebang, Candi Kimpulan, Candi Kraton Ratu Boko, Candi Ijo, Candi Abang, Candi Banyunibo, dan Candi Miri.
Nah, di daerah Tetangga Yogyakarta, ternyata memiliki peninggalan candi yang lebih banyak. Yaitu di Kabupaten Magelang dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Du Magelang, ingatan banyak orang mungkin langsung tertuju pada kemegahan Borobudur yang tak jauh dari wilayah DI Yogyakarta.
Meskipun namanya mungkin tidak sepopuler Yogyakarta dalam konteks wisata candi, Magelang menyimpan permata-permata sejarah yang tak ternilai harganya. Selain Borobudur yang mendunia, wilayah yang subur ini dipenuhi dengan candi-candi kuno yang tersebar di berbagai penjuru.
Secara historis, wilayah Kedu yang meliputi Magelang memiliki peran penting pada masa kejayaan kerajaan-kerajaan Mataram Kuno. Kesuburan tanah vulkanik dan letaknya yang strategis di antara pusat-pusat kekuasaan menjadikannya lokasi yang ideal untuk pembangunan tempat-tempat suci. Akibatnya, berbagai candi dengan arsitektur dan latar belakang sejarah yang beragam didirikan di kawasan ini.
Selain Borobudur yang merupakan mahakarya arsitektur Buddha terbesar di dunia, Magelang menyimpan sejumlah candi lain yang tak kalah menarik untuk ditelusuri.
Candi di Magelang antara lain: Candi Mendut, Candi Pawon, Candi Ngawen, Candi Asu, Candi Selogriyo, Candi Batur, Candi Umbul, Candi Wurung, Candi Gunung Sari, Candi Losari, Candi Limbung, dan Candi Pendem Sengi.
Kalau ditotal, ada 14 candi yang tersebar di Kabupaten Magelang. Jumlah ini melebihi jumlah candi di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Candi Sewu Klaten Jawa Tengah.
- Dinas Pariwisata DIY.
Sementara di Kabupaten Klaten Jawa Tengah yang berbatasan dengan Yogyakarta, terdapat 16 candi. Yaitu Candi Sewu, Candi Lumbung, Candi Bubrah, Candi Plaosan Lor, Candi Plaosan Kidul, Candi Sojiwan, Candi Gana, Candi Sari Bhuana, Candi Sedompyong, Candi Merak, Candi Karangnongko, Candi Tirta, Candi Nglumbang Dungik, dan Candi Untoroyono.
Potensi wisata sejarah di Magelang dan di Klaten sebenarnya jauh lebih besar. Keberadaan puluhan candi lain yang tersebar di berbagai lokasi menawarkan pengalaman yang lebih mendalam bagi para pecinta sejarah dan arkeologi. Menjelajahi candi-candi ini memberikan kesempatan untuk memahami lebih jauh tentang kehidupan, kepercayaan, dan seni masyarakat Jawa Kuno.
Yang jelas, Kabupaten Magelang dan Klaten dengan kekayaan sejarah dan budayanya yang tersembunyi, menyimpan "harta karun" candi yang jauh lebih melimpah. Inilah destinasi yang patut dipertimbangkan bagi siapa saja yang ingin menyelami lebih dalam jejak-jejak kejayaan masa lalu di Pulau Jawa.(TJ)