Jelang Nataru, Depo KAI Semarang Perbaiki dan Siapkan 158 Unit Kereta dan Lokomotif

Petugas Depo Kereta Poncol Semarang perbaiki kereta jelang Nataru.
Sumber :
  • TJ Sutrisno

Viva Semarang – Menjelang libur panjang natal 2024 dan tahun baru 2025 atau nataru, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang melakukan persiapan sarana andal untuk melayani penumpang.

Cara Murah Liburan ke Masjid Sheikh Zayed Solo, Cuma 8 Ribu dari Jogja, 16 Ribu dari Purworejo

Ada 158 unit sarana andal yang disiapkan, meliputi 16 lokomotif, 6 kereta rel diesel (KRD), serta 136 kereta penumpang dari kelas eksekutif, ekonomi, kereta makan, hingga kereta pembangkit listrik.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menjelaskan, seluruh sarana ini telah menjalani berbagai tahap perawatan dan pemeriksaan khusus di Depo Kereta Stasiun Poncol Semarang.

Sudah 100 Ribu Pemudik Tiba di Semarang Gunakan Kereta Api Pada Arus Mudik Lebaran 2025

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan maksimal pada masa angkutan nataru dengan memastikan seluruh sarana kereta dan lokomotif berada dalam kondisi prima," jelas Franoto di Depo Kereta Poncol Semarang, Rabu (20/11/24). 

Untuk mendukung perawatan sarana, Daop 4 Semarang punya fasilitas 3 Dipo Lokomotif yang berlokasi di Tegal, Semarang, dan Cepu, serta 1 Depo Kereta di Semarang untuk perawatan rutin.

Jumlah Kedatangan Penumpang di Stasiun Daop 4 Semarang Meningkat

Satu lagi di Kota Tegal ada Balai Yasa Tegal yang bertugas melakukan perawatan besar atau overhaul kereta dan gerbong.

"Pemeriksaan dan perawatan dilakukan secara menyeluruh mulai dari harian, tiga bulanan, enam bulanan, hingga tahunan," jelas Franoto.

0roses perawatan kereta meliputi pemeriksaan bogie, sistem pengereman, interior, eksterior, AC, kelistrikan, rangka bawah, serta alat perangkai untuk perawatan kereta.

Sementara itu, pada lokomotif dilakukan pemeriksaan terhadap motor diesel, kelistrikan, hingga sembilan item penting yang harus berfungsi optimal, seperti lampu sorot, suling lokomotif, wiper, lampu kabin, radio lokomotif, deadman pedal, GPS, speedometer, dan pengereman.

"Semua langkah ini bertujuan memastikan sarana siap digunakan dalam kondisi terbaik. Keselamatan, kenyamanan dan keamanan penumpang menjadi prioritas utama kami," tegasnya.

Tim teknisi disiagakan selama masa operasional nataru untuk menangani potensi gangguan teknis untuk memastikan operasional perjalanan kereta api berjalan lancar tanpa hambatan.

"Kami berharap kesiapan ini membuat masyarakat dapat menikmati perjalanan liburan dengan tenang, nyaman dan menyenangkan bersama keluarga," kata Franoto. (TJ)