Pj Gubernur Jateng Dampingi Presiden Jokowi Groundbreaking Paralympic Training Center di Karanganyar

Groundbreaking Paralympic Training Centre di Karanganyar.
Sumber :
  • Istimewa

"Kita memperoleh 12 emas, 12 perak, 14 perunggu. Ini prestasi yang sangat baik  bagi atlet Jawa Tengah kalau dibandingkan dengan provinsi lain," kata Nana. 

Lagi, Pemprov Jaeng salurkan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau Jelang Lebaran

Selama ini, tambahnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menaruh perhatian serius terkait pembinaan atlet paralympic. Pembinaan itu dilakukan melalui Pekan Paralympic Pelajar Daerah (PEPARPEDA) untuk kategori junior atau pelajar; Pekan Paralympic Provinsi (PEPARPROV) untuk atlet senior; serta Pemusatan latihan daerah dan PPLOP Paralympic. 

Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengatakan, Paralympic Training Center di Delingan, Karanganyar, dibangun di atas lahan seluas delapan hektare dengan anggaran Rp409 miliar. Terdiri atas gelanggang olahraga (GOR), asrama, ruang peralatan, ruang ganti atletik, tribun, skybridge, skywalk, lapangan atletik, dan sebagainya. Training center itu dapat menampung sekitar 300 atlet dan pelatih. 

Air Asin Diolah Jadi Air Tawar, Warga Pesisir Pekalongan Nikmati Air Minum Gratis

"Sarana olahraga yang dibangun ini berstandar internasional bagi atlet penyandang disabilitas. Saya harap training center untuk atlet paralympic ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan mencetak prestasi," katanya. 

Sementara itu, Presiden National Paralympic Committee of Indonesian (NPCI) Senny Marbun, sangat senang pembangunan training center dapat dimulai tahun ini. Sebab inilah yang diharapkan oleh atlet-atlet paralympic untuk meningkatkan kualitas dan prestasi. 

Puluhan Pemudik Motor Diangkut Truk dari Brebes ke Semarang

"Pembangunan ini yang kita harapkan  agar  prestasi kita semakin memuncak ke atas," jelasnya.(TJ)