Momen Natal, Mbak Ita Pamitan ke Keuskupan Agung Semarang

Wali Kota Semarang Mbak Ita saat mengunjungi Keuskupan Agung.
Sumber :
  • Dok

Momen pamitan Mbak Ita menjadi puncak keharuan acara ini. Dengan suara bergetar dan linangan air mata, Mbak Ita menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama ini.

Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Karangan Bunga Penuhi Balai Kota Semarang

"Pasti ada masanya hadir, ada masanya pamit. Dalam kesempatan ini, saya ke gereja-gereja juga mohon pamit. Di sini, saya merasa seperti keluarga sendiri,” ucap Mbak Ita tulus.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin dengan berbagai pihak, termasuk jajaran Keuskupan Agung Semarang. Menurut Mbak Ita, keberhasilan yang telah diraih Kota Semarang tidak lepas dari sinergi dan kerja sama yang baik dari seluruh elemen masyarakat.

Profil Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, Alumni Undip yang Jadi Wali Kota Semarang

"Dengan wali kota sebelumnya, Pak Hendi, hingga saya, kolaborasi ini telah membuat Kota Semarang kian lebih baik. Semoga penerus kami bisa melanjutkan apa yang menjadi cita-cita masyarakat,” kata Mbak Ita.

Suasana semakin menghangat ketika pihak Keuskupan Agung Semarang menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama kepemimpinan Mbak Ita. Momen ini mencerminkan semangat persaudaraan dan toleransi yang kuat di antara pemimpin dan masyarakat Kota Semarang.

Pamit Undur Diri, Mbak Ita Berterima Kasih dan Mohon Maaf ke Warga Kota Semarang

Kunjungan Mbak Ita ke Keuskupan Agung Semarang pada perayaan Natal 2024 ini bukan hanya sekadar kunjungan seremonial, tetapi juga menjadi momen refleksi dan ungkapan rasa terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin.

keharuan dan kehangatan yang terpancar dalam acara ini menjadi bukti nyata bahwa Kota Semarang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan.(TJ)