Akhir Perjalanan Heroik Maroko

Hakimi dan Mbappe bertarung pada laga Maroko melawan Prancis di babak Perempat Final Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • Reuters

Viva Semarang, Sepak Bola – Perjalanan luar biasa tim nasional Maroko di Piala Dunia harus terhenti. Langkah berani tim berjuluk Singa Atlas ini terganjal oleh ketangguhan sang juara bertahan, Prancis dalam laga perempat final Piala Dunia 2026.

Real Madrid Tumbang, Mourinho Disoraki

Duel yang berlangsung di Stadion Boston, Amerika Serikat itu tuntas dengan skor 2-0 untuk Les Bleus. Maroko memberikan perlawanan yang gigih dan penuh determinasi. Tapi kualitas pemain Prancis Mbappe dan Dembele jadi pembeda laga tersebut.

Sebelum sampai di babak perempat final, Maroko telah mencatatkan kisah heroik yang memukau pencinta sepak bola di seluruh dunia sejak fase grup.

Pemain Argentina Paredes Dilarang Bertanding 10 Kali Laga

Berada di Grup C, Maroko memulai kejutan besar dengan menahan imbang tim raksasa Brasil dengan skor 1-1 pada tanggal 14 Juni.

Tren bagus tersebut berlanjut pada tanggal 20 Juni saat mereka berhasil menaklukkan Skotlandia dengan skor tipis 1-0.

FIFA Resmi Hukum Para Pemain Argentina, Federasi Berang

Pada laga ketiga fase grup tanggal 25 Juni, ketajaman lini serang Maroko semakin terbukti lewat kemenangan meyakinkan 4-2 atas Haiti.

Kejutan Singa Atlas tidak berhenti di situ saja. Memasuki babak penyisihan grup fase gugur pada hari Selasa tanggal 30 Juni, Maroko harus berhadapan dengan lawan kuat Belanda. Setelah bermain sengit dengan skor imbang 1-1 hingga babak tambahan, Maroko berhasil menyingkirkan tim Oranje lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 3-2. Achraf Hakimi Cs pun lolos ke 16 Besar.

Pendukung Maroko mengibarkan bendera untuk mendukung timnas mereka di Piala Dunia 2026.

Photo :
  • Reuters

Langkah mantap mereka berlanjut ke babak 16 besar pada hari Minggu tanggal 5 Juli. Maroko tampil sangat dominan dan sukses melibas Kanada dengan skor telak 3-0 untuk mengamankan tiket ke babak perempat final menantang Prancis.

Namun, dalam laga perempat final hari ini, tantangan berat langsung dihadapi Maroko sejak peluit pertama dibunyikan karena lini serang Prancis langsung menggempur pertahanan mereka.

Ketegangan sempat memuncak pada menit ke-25 ketika bek Maroko, Noussair Mazraoui, melakukan pelanggaran ceroboh di area penalti. Wasit Facundo Tello sempat meninjau ulang kejadian tersebut melalui asisten wasit video atau VAR. Wasit memantapkan keputusan penalti bagi Prancis di menit ke-28. Beruntung bagi Maroko, penjaga gawang andalan mereka, Yassine Bounou atau Bono. Ia tampil sebagai pahlawan dengan berhasil membaca arah bola tendangan penalti Kylian Mbappe yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang.

Ketangguhan lini pertahanan Maroko kembali diuji pada menit ke-35 saat Desire Doue melakukan aksi individu menusuk ke jantung pertahanan. Berkat penyelamatan gemilang berikutnya dari Bono, gawang Maroko tetap aman dari kebobolan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, kokohnya tembok pertahanan Maroko runtuh juga. Pada menit ke-60, Kylian Mbappe berhasil membobol gawang Maroko lewat tembakan dari jarak menengah. Sepakan melengkung Mbappe bersarang telak di dalam tiang kanan gawang tanpa mampu dihalau oleh Bono. Kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Prancis.

Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, langsung melakukan penyegaran taktik dengan melakukan sejumlah pergantian pemain. 

Namun Prancis telanjur punya momentum. Prancis berhasil menambah gol kemenangan mereka pada menit ke-66 yang dicetak oleh Ousmane Dembele. Skor berubah menjadi 2-0.

Di sisa waktu pertandingan, Maroko terus berjuang habis-habisan. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang, papan skor tetap tidak berubah. Kekalahan 2-0 ini resmi menandai akhir dari perjalanan heroik Maroko di Piala Dunia 2026, sementara Prancis berhak melenggang ke babak semifinal. (TJ)