Update Gunung Merapi, Suplai Magma Masih Terus Terjadi

Aktivitas Gunung Merapi di Jateng-DIY terus meningkat.
Sumber :
  • Kementerian ESDM

Viva Semarang – Aktivitas Gunung Merapi masih menunjukkan tanda terjadinya suplai magma ke permukaan. Hal itu terpantau dari catatan gempa guguran sebanyak 28 kali pada hari Minggu (30/11/25), antara jam 06.00 hingga 12.00 WIB.

Gunung Anak Krakatau Meletus 10 Kali, Status Siaga

Data Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi menunjukkan, 28 kali gempa Guguran terjadi dengan amplitudo 1-34 mm dan lama gempa 67.08-197.85 detik.

Kemudian 12 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 1-26 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 16.6-45.4 detik.

Merapi Lima Kali Muntahkan Lava Hampir 2 Kilometer Jauhnya

Dengan catatan data itu, PVMBG merekomendasikan, adanya potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Merapi Masih Batuk-batuk, Jangan Lengah

Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. (TJ)