Merapi Muntahkan Guguran Lava 10 Kali Dalam Sehari
- Kementerian ESDM
Viva Semarang – Aktivitas Gunung Merapi di Jateng-DIY teramati secara visual memuntahkan 10 kali guguran lava sepanjang hari Selasa (4/11/25).
Berdasarkan data Kementerian ESDM lewat laman Magma Indonesia, secara visual, gunung api tersebut terkadang terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal, dengan ketinggian sekitar 15-25 meter dari puncak.
Terpantau, 10 kali guguran lava mengarah ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter. Hal ini menunjukkan adanya material panas yang dilepaskan dari kubah lava.
Selain itu, terjadi aktivitas kegempaan berupa 102 kali gempa guguran, menandakan runtuhan material di dalam tubuh gunung atau guguran lava di permukaan.
Lalu ada 54 kali gempa hybrid/fase banyak, 2 kali gempa tektonik Jauh, yang berkaitan dengan aktivitas tektonik regional dan tidak langsung terkait dengan pergerakan magma dangkal.
Data pemantauan secara keseluruhan mengindikasikan bahwa suplai magma masih berlangsung, yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
Masyarakat diimbau tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Potensi bahaya saat ini didominasi oleh guguran lava dan awan panas pada beberapa sektor, antara lain ke Sungai Boyong, Sungai Bedog, Sungai Krasak, Sungai Bebeng, Sungai Woro, Sungai Gendol. (TJ)